Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 9 Nov 2023 09:26 WITA ·

Pj Wali Kota Kendari Dinilai Gagal Memimpin, HIPPMAKOT Ungkap Beberapa Alasannya


 Pj Wali Kota Kendari Dinilai Gagal Memimpin, HIPPMAKOT Ungkap Beberapa Alasannya Perbesar

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kota (HIPPMAKOT) Kota Kendari menilai Pj Wali Kota Kendari gagal memimpin Kota Kendari.

Ada beberapa alasan HIPPMAKOT Kendari menilai Pj Wali Kota Kendari dalam memimpin Kota Kendari gagal, mulai dari persoalan penanganan inflasi, kelangkaan tabung LPG 3 Kilogram, kekeringan, kebakaran yang menyebabkan korban jiwa, persoalan penertiban pedagang yang terkesan tebang pilih, persoalan Air PDAM, Pasar Baru yang hidup segan mati tak mau, Jalan Inner Ring Road, hingga persoalan penertiban tambang pasir ilegal di Nambo dan masih banyak yang menjadi PR untuk Pj Wali Kota Kendari.

Diketahui bahwa berdasarkan data dari Kemendagri, Sultra masuk urutan kedua inflasi tertinggi seluruh Indonesia, salah satu penyebab penyumbang inflasi adalah Kota Kendari.

Ketua Umum HIPPMAKOT Kendari, Relton Anugrah mengatakan bahwa Pj Wali Kota Kendari dinilai gagal dalam memimpin Kota Kendari.

“Seorang Pemimpin suatu daerah mesti mampu menggerakkan perangkat-perangkat dibawahnya bukan hanya sekedar pencitraan ataupun gerakan simbolis untuk menggugurkan kewajiban sebagai seorang pemimpin, seorang pemimpin bukan hanya sebagai pembawa ucapan pembuka dalam kegiatan seremonial, sejatinya pemimpin adalah yang mampu melakukan manajemen yang baik terhadap bawahannya,” katanya melalui keterangan resminya yang diterima media ini, Selasa 7 November 2023.

Putra daerah Kota Kendari juga ini mengungkapkan seorang Pemimpin mesti memiliki kemampuan manajemen mengolah bawahannya untuk bergerak seirama dengan arah kepemimpinannya.

“Kebijakan yang tidak tebang pilih, tepat sasaran, bukan hanya untuk postingan media sosial, hari-hari ini masyarakat Kota Kendari makin resah dengan kekeringan dimana-mana, PDAM Kota Kendari yang tak kunjung sembuh, langkahnya tabung LPG 3 Kilogram dan harga sembako yang kian naik, peran Kepala Daerah untuk melakukan gerakan yang cepat dan tepat sasaran sangat diperlukan oleh masyarakat saat ini,” ungkapnya.

Terkait beberapa hal tersebut pihaknya meminta Mendagri dan DPRD Kota Kendari untuk mengevaluasi Pj Wali Kota Kendari.

“Kami minta Mendagri dan DPRD Kota Kendari untuk mengevaluasi Pj Wali Kota Kendari, kami mau lihat Kendari Bergerak bukan Kendari tebang pilih,” tandasnya.

Sementara itu Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu, saat dimintai tanggapannya via WhatsApp hanya membalas dengan stiker emoticon.**)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bank Sultra Salurkan CSR Rp35 Juta untuk Buku Bacaan Perpustakaan Muna

3 November 2026 - 16:09 WITA

PT GAP Jawab Keluhan Nelayan: Dua Perahu Diserahkan untuk Warga Parasi dan Watumbohoti

31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Didatangi Massa, Kadispar Sultra Rdwan Badallah Ngumpet di Balik Staf Perempuan

28 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Dua Rumah Warga di Watonea Muna Ludes Terbakar, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

27 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Sertijab Kepala KSOP Kelas II Kendari, Wigyo Gantikan Capt Raman

26 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Sat Lantas Polres Buton Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Anoa 2026 Mulai 26 Oktober

24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

Trending di Daerah