Menu

Mode Gelap
Rudapaksa Anak Dibawa Umur, Bendahara PT TMS Ditangkap Polisi Bocah di Muna Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Laut Waspada Penipuan Whatsapp, Ini Modus Terbaru 2024 Sidang Tipikor PT Antam, Hakim Minta JPU Hadirkan Eks Gubernur Sultra Sosok Jenderal yang Sederhana dan Rendah Hati itu Telah Berpulang

Hukrim · 13 Okt 2023 20:55 WITA ·

Pj Bupati Bombana Sebut Dirinya Diperiksa Terkait Proyek Jembatan di Butur


 Burhanuddin Pj Bupati Bombana usai menjalani pemeriksaan di Kejati Sultra. Foto: Istimewa Perbesar

Burhanuddin Pj Bupati Bombana usai menjalani pemeriksaan di Kejati Sultra. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Usai menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Pj Bupati Bombana, Burhanuddin nampak kelelahan ketika keluar dari Kantor Kejati Sultra. Dirinya tak banyak menjawab pertanyaan dari awak media.

Dirinya berjalan sendiri mencari sopir mobilnya. Sejumlah awak media langsung mencegat dan menanyakan perihal pemeriksaan terhadap dirinya.

Kepada wartawan, Burhanuddin mengatakan dirinya memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dalam kasus pembangunan Jembatan Cirauci Dua, di Desa Ronta, Kecamatan Bone Gunu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Semua masalah proyek, saya sebagai kadis Bina Marga dan Sumber Daya Air (waktu itu),” Kata Burhanuddin, Jumat, 13 Oktober 2023 malam.

Burhanuddin menyebut dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Cirauci Dua tersebut, pihak kontraktor lalai dalam melakukan pengerjaan.

“Mereka lalai untuk melakukan kegiatan, ” katanya.

Lebih lanjut, Burhanuddin menjelaslan pihaknya sudah melakukan audit dan meminta kepada kontraktor untuk mengembalikan anggaran yang sudah dicairkan.

“Rp500 jutaan uang mukanya,” sebutnya.

Sebelumnya, Asisten Bidang Intelegen (Asintel) Kejati Sultra, Ade Hermawan mengatakan dalam kasus ini sudah ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu Kontraktor dan Individu yang meminjam perusahaan.

“Uang muka sudah cair, namun sampai batas waktu pengerjaan selesai, pembangunan hanya 2 persen,” katanya.(**)

Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PT Sembilan Bara Energi Diduga Menambang Tanpa IUP di Konsel

18 Mei 2024 - 16:43 WITA

Merasa Tertekan, Saksi Tipikor Bandara Busel Cabut Keterangan dalam BAP

17 Mei 2024 - 21:45 WITA

Inisial B Diduga Pelaku Illegal Mining di Eks IUP PT EKU Dua

17 Mei 2024 - 14:32 WITA

Diduga Tak Punya Izin, Jalan Hauling PT Indonusa Disorot

16 Mei 2024 - 22:12 WITA

Eks Pj Bupati Bombana Turut Serta dalam Kasus Korupsi Jembatan di Butur?

16 Mei 2024 - 21:06 WITA

Sengketa Tanah dengan Masyarakat, Permohonan PK PT VDNI Ditolak MA

15 Mei 2024 - 18:45 WITA

Trending di Hukrim