Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 7 Mei 2026 14:07 WITA ·

Meresahkan! Kades Banggai Desak Polisi dan BNN Tangkap Pengedar Sabu di Desanya


 Ilustrasi pengedaran sabu. sumber: jabarnews.com Perbesar

Ilustrasi pengedaran sabu. sumber: jabarnews.com

MUNA – Pemerintah Desa Banggai, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, membantah tudingan mengabaikan peredaran narkoba yang dikeluhkan warga. Kepala Desa Banggai, La Ode Upa, menegaskan persoalan narkotika jenis sabu di wilayahnya telah lama menjadi perhatian serius pemerintah desa.

“Soal peredaran narkoba ini memang sudah jadi perhatian serius kami di Desa Banggai,” kata La Ode Upa kepada awak media, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menolak anggapan bahwa pemerintah desa tutup mata terhadap keluhan masyarakat, apalagi menyangkut narkoba yang mengancam keselamatan warga dan generasi muda.

“Kalau kami, Pemerintah Desa, disebut mengabaikan persoalan narkoba ini, saya pikir itu keliru. Pasti ada langkah-langkah yang akan kita lakukan, apalagi soal narkoba,” tegasnya.

La Ode Upa mengungkap, jauh sebelum keluhan warga mencuat, Pemerintah Desa Banggai telah melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Pemdes juga menggelar tes urine bagi seluruh perangkat desa yang disaksikan langsung tokoh masyarakat.

“Kemarin kita sudah melakukan sosialisasi, sudah melakukan tes urine untuk teman-teman perangkat desa, termasuk saya sendiri ikut tes urine dan itu disaksikan tokoh-tokoh masyarakat. Dan alhamdulillah hasilnya negatif semua,” jelasnya.

Ia menilai tudingan bahwa pemerintah desa mengabaikan bahkan terlibat dalam peredaran narkoba adalah keliru. “Jadi kalau kami dibilang mengabaikan, apalagi sampai disebut ikut terlibat, saya pikir itu salah dan keliru,” tambahnya.

Untuk menindaklanjuti keluhan warga, La Ode Upa menyatakan akan kembali berkoordinasi dengan pihak terkait. Ia mendesak kepolisian dan BNN segera bertindak tegas menangkap pelaku dan bandar narkoba agar tidak menimbulkan keresahan.

“Kita akan dudukkan, yang jelas kami tidak pernah mengabaikan soal narkoba ini. Saya selaku Pemerintah Desa pasti akan menindaklanjuti. Mungkin kita juga akan melakukan tes urine kepada masyarakat, tinggal kita lihat situasinya nanti. Termasuk saya akan berkoordinasi dengan Kepolisian dan BNN agar para pelaku ini segera ditangkap semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, La Ode Upa menegaskan pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengimbau seluruh masyarakat berperan aktif mencegah peredaran dan tidak mengonsumsi barang haram tersebut.

“Situasi hari ini tidak cukup kalau hanya mengandalkan satu pihak saja. Semua pihak harus berperan ikut memberantas narkoba ini. Sehingga harapan kita tentu semua pihak harus ikut terlibat aktif mencegah dan tidak mengonsumsi barang itu,” tutupnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dukung Polri Presisi, Polres Konut Jalani Audit Kinerja Itwasum Tahap II

25 Juni 2026 - 18:55 WITA

Kantongi Perpanjangan SK, IZI Sultra Siap Perkuat Tata Kelola Zakat

25 Juni 2026 - 14:23 WITA

Sambut Plt Rektor Baru, Forum UHO Minta Pildek FISIP Dievaluasi: WR II Akui Langgar Statuta

24 Juni 2026 - 20:29 WITA

Demo BEM UMK di DPRD Sultra Ricuh, Mahasiswa Saling Dorong dengan Satpol PP 

23 Juni 2026 - 16:14 WITA

HP Pengurus AMAN Sultra Diduga Kena Serangan Siber Usai Kritik Sejumlah Kasus

23 Juni 2026 - 14:55 WITA

Jorok dan Bau Menyengat, Toilet Jadi “Wajah Buruk” Bandara Haluoleo

23 Juni 2026 - 14:31 WITA

Trending di Daerah