Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 7 Agu 2026 18:19 WITA ·

Kronologi Kebakaran Rumah di Bombana yang Tewaskan Seorang Ibu dan Empat Anaknya


 Personel Kepolisian Resor Bombana saat mengevakuasi jenazah korban serta melakukan olah TKP di lokasi kebakaran. Foto: Istimewa Perbesar

Personel Kepolisian Resor Bombana saat mengevakuasi jenazah korban serta melakukan olah TKP di lokasi kebakaran. Foto: Istimewa

BOMBANA – Kepolisian Resor (Polres) Bombana mengungkap kronologi kebakaran rumah panggung dua tingkat yang menewaskan seorang ibu bersama empat anaknya di Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis, 6 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 Wita.

Kelima korban diduga terjebak di dalam rumah saat api dengan cepat membesar ketika mereka sedang tertidur. Korban meninggal dunia masing-masing Hasna (38), Hasriani (12), Karina (9), Nur Aisyah (6), dan Wardah (2).

Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, mengatakan saat kebakaran terjadi terdapat delapan orang di dalam rumah. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, yakni suami Hasna, Murdasing (61), serta dua anggota keluarga lainnya, Sindi (24) dan Arfan (30).

Menurut Abdul Hakim, peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 01.00 Wita saat salah seorang anak Murdasing meminta obat nyamuk bakar. Setelah itu, seluruh penghuni rumah kembali beristirahat.

Sekitar pukul 03.00 Wita, Murdasing terbangun dan melihat kobaran api telah membakar bagian dalam rumah. Ia bersama istrinya panik berusaha menyelamatkan diri, namun pintu kamar sudah dilalap api sehingga tidak dapat dilalui.

Dalam kondisi darurat, Murdasing menendang dinding rumah hingga jebol dan berhasil keluar. Namun, ia tidak lagi dapat menyelamatkan istri dan keempat anaknya karena kobaran api telah membesar dan menguasai seluruh bangunan.

“Saat di luar rumah saudara murdasing tidak dapat menolong istri dan keempat orang anaknya dikarenakan kobaran api sudah membesar dan merambat seluruh rumah,” kata Iptu Abdul Hakim, Jumat, 7 Agustus 2026.

Dua anak korban diketahui berada di kamar bagian depan, sedangkan Hasna bersama dua anak lainnya berada di kamar belakang saat api melalap rumah.

Sementara itu, Arfan dan Sindi berhasil menyelamatkan diri dengan cara mendobrak dinding papan rumah.

Mendapat laporan kejadian, personel Polres Bombana bersama Polsek Poleang langsung mendatangi lokasi. Polisi bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, mengamankan lokasi, memasang garis polisi, memeriksa saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi korban.

Akibat kebakaran tersebut, lima orang meninggal dunia. Selain menelan korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan rumah beserta sejumlah harta benda, di antaranya dua unit gergaji mesin (senso), satu unit mesin pemotong rumput, uang tunai sekitar Rp50 juta, serta barang berharga lainnya.

“Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta,” ujar Iptu Abdul Hakim.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan hasil olah TKP awal, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar.

Polisi juga menyebut bangunan rumah yang merupakan rumah panggung dua tingkat dengan konstruksi didominasi material kayu membuat api cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan hingga rumah rata dengan tanah.

Pihak keluarga menerima musibah tersebut dan menolak dilakukan visum luar maupun autopsi terhadap para korban. Seluruh jenazah kemudian dibawa ke rumah duka sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di Dusun Bone Baru, Desa Puuwonua, Kecamatan Tontonunu. (lin)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ditinggal Pemilik Antre BBM, Rumah di Muna Barat Ludes Terbakar

7 Agustus 2026 - 14:58 WITA

Tragis! Kebakaran Rumah di Bombana Tewaskan Seorang Ibu dan Empat Anaknya

6 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Diduga Dipicu Pembakar Obat Nyamuk, Rumah Karyawan Tambang di Konsel Ludes Terbakar

5 Agustus 2026 - 13:26 WITA

Forgema Sultra Soroti Pembangunan PT SIP Bombana, Perizinan Dinilai Belum Lengkap

4 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Pengusaha Jasa Transportasi Soroti Minimnya Respons Pemerintah Hadapi Kelangkaan Solar di Kendari

4 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Rumah Petani di Konawe Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

1 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Trending di Daerah