Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 7 Agu 2026 19:15 WITA ·

Mandi di Sungai Tiworo, Lansia di Muna Barat Digigit dan Diseret Buaya Sejauh 10 Meter


 La Ane (74), warga Kelurahan Waumere, Kecamatan Tikep Muna Barat terpaksa harus menjalani perwakilan medis di rumah sakit setelah digigit seekor buaya. Foto: Istimewa Perbesar

La Ane (74), warga Kelurahan Waumere, Kecamatan Tikep Muna Barat terpaksa harus menjalani perwakilan medis di rumah sakit setelah digigit seekor buaya. Foto: Istimewa

MUNA BARAT – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama La Ane (74) mengalami luka serius setelah digigit dan diseret seekor buaya sejauh sekitar 10 meter saat mandi di Sungai Tiworo, Kelurahan Waumere, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep), Kabupaten Muna Barat, Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 12.00 Wita.

Kapolsek Tiworo, Ipda Baharuddin, mengatakan korban awalnya pergi seorang diri ke Sungai Tiworo untuk mandi. Namun, sesaat setelah berada di dalam air, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menggigit lutut kiri korban.

“Korban digigit seekor buaya pada bagian lutut sebelah kiri,” ujar Ipda Baharuddin.

Usai menggigit, buaya tersebut menyeret korban sejauh sekitar 10 meter. Dalam kondisi terancam, La Ane berusaha melawan dengan menusuk mata buaya hingga akhirnya hewan buas itu melepaskan gigitannya.

Setelah berhasil melepaskan diri, korban berenang ke tepi sungai sambil berpegangan pada akar pohon. Dari pinggir sungai, ia berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban didengar menantunya, Arsad, yang rumahnya berjarak sekitar 80 meter dari lokasi kejadian. Arsad kemudian bergegas menuju sungai dan menemukan korban dalam kondisi mengalami luka serius pada lutut kiri serta berlumuran darah.

Arsad lalu meminta bantuan keponakan korban, La Ato. Keduanya mengevakuasi korban dengan cara menggendongnya ke rumah sebelum memberikan pertolongan awal dengan membersihkan luka.

Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Tikep. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban dirujuk ke RSUD Laworo. Namun, karena dokter spesialis bedah tidak berada di tempat, korban kembali dirujuk ke RSUD Buton Tengah.

Sekitar pukul 14.55 Wita, korban tiba di RSUD Buton Tengah untuk menjalani perawatan medis. (lin)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gubernur Sultra Rotasi 47 Pejabat Eselon II, III dan IV, Ini Daftarnya!

21 September 2026 - 13:26 WITA

Gubernur Sultra Rotasi 25 Kepala SMA/SMK Negeri, Ini Daftar Lengkapnya

21 September 2026 - 11:49 WITA

HIPPMA-NAB Minta Publik Hormati Klarifikasi SPBUN Jompi Jaya Sentosa

20 September 2026 - 21:48 WITA

DPW dan 9 DPD Pemuda LIRA Sultra Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

20 September 2026 - 18:07 WITA

Anggota DPRD Bombana Sudiami Dukung Penuh Pembangunan KNMP di Kabaena

20 September 2026 - 07:59 WITA

PT GAP Apresiasi Aksi Bersih Pantai dan Tanam Mangrove KUPP Lapuko di Moramo

17 September 2026 - 13:41 WITA

Trending di Daerah