Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 9 Agu 2026 19:28 WITA ·

Masuk Rumah dan Ancam Korban Pakai Pisau, Pria di Kendari Babak Belur Diamuk Warga


 Seorang pria yang mengenakan sweater merah babak belur diamuk massa setelah kedapatan masuk rumah warga dan hendak merampok di Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Seorang pria yang mengenakan sweater merah babak belur diamuk massa setelah kedapatan masuk rumah warga dan hendak merampok di Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Seorang pria yang belum diketahui identitasnya menjadi bulan-bulanan warga setelah kedapatan masuk ke sebuah rumah dan diduga hendak melakukan aksi perampokan di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 Wita.

Dalam rekaman video yang diterima, pria yang mengenakan sweater merah tersebut tampak tak berdaya setelah diamankan warga di dalam rumah korban berinisial M.

Dalam video tersebut, M mengungkapkan bahwa pelaku masuk ke kamarnya dan mengancam akan melukainya menggunakan senjata tajam jenis pisau. Pelaku juga diduga meminta korban menyerahkan sejumlah uang.

“Tadi kamu masuk di kamar, saya kira suamiku. Kalau kamu tidak ditangkap, bisa saya yang mati tadi. Pisau tadi yang kamu pakai mengancam,” ujar M dalam rekaman video tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara merayap melalui plafon kamar setelah terlebih dahulu membobol bagian tersebut.

Aksi pelaku kemudian berhasil digagalkan setelah diketahui oleh warga sekitar. Warga yang geram langsung mengepung dan mengamankan pria tersebut di dalam rumah.

Dalam video yang beredar, pria berjaket merah itu terlihat meringis dan berteriak meminta ampun saat menjadi sasaran amukan sejumlah warga yang tersulut emosi.

Beruntung, pelaku kemudian berhasil diamankan sehingga tidak terjadi tindakan yang lebih parah.

Kasus dugaan pencurian disertai pengancaman tersebut kini telah ditangani pihak kepolisian setempat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kasus Penelantaran Puluhan Jemaah Umrah Asal Kendari, Direktur PT Travelina Indonesia Ditangkap di Jaksel 

8 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Kasus Dana SPP Rp1,1 Miliar di STIMIK Bina Bangsa Kendatri Masih Menggantung, KARST Tagih Transparansi dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 20:25 WITA

Terungkap, Mobil Fortuner yang Dipakai Eks Sekda Konsel Tabrak Adik Kandung Ternyata Gunakan Pelat Bodong

7 Agustus 2026 - 17:02 WITA

Gempur Sultra Desak Polda Tahan Suparjo dan Periksa Istrinya Terkait Dugaan TPPU

6 Agustus 2026 - 19:26 WITA

Perkara Uang Rp 200 Ribu, Pria di Kendari Tusuk Leher Rekannya dengan Pisau

6 Agustus 2026 - 13:21 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Ornamen Gerbang Kendari-Toronipa Rp32,8 Miliar Masih Mandek, Publik Tagih Kepastian Hukum

6 Agustus 2026 - 12:40 WITA

Trending di Hukrim