Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Politik · 21 Okt 2024 09:36 WITA ·

LA-IDA Prioritaskan Kesejahteraan Tenaga Medis Honorer-PPPK di Sultra


 Calon Gubernur Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas-Laode Ida. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Calon Gubernur Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas-Laode Ida. Foto: Penafaktual.com

PENAFAKTUAL.COM, BAUBAU – Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas-Laode Ida (LA-IDA) memprioritaskan kesejahteraan tenaga medis honorer hinggga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPK) dalam debat perdana Pilgub yang bertemakan ‘Pendidikan, Kesehatan dan Pelayanan Publik yang Inklusif’ di Baubau, Sabtu, 19 Oktober 2024.

Awalnya, Lukman Abunawas dalam kesempatan itu menyanggah pertanyaan paslon Ruksamin-Sjafei terkait regulasi pengangkatan honorer tenaga medis yang carut marut di Sultra. Ia mengatakan mekanisme dalam proses pengangkatan pegawai ada di kebijakan Gubernur Sultra sebelumnya.

“Sehingga, masalah itu adalah kebijakan mantan gubernur. Namun kesalahan regulasi, mengapa salah? Karena sudah mengangkat yang baru, sedangkan yang lama masih ada. Jadi belum bisa terangkat semua (yang baru),” ujar dia.

Lukman memastikan, jika bersama Laode Ida terpilih di Pilgub Sultra, maka berjanji akan memprioritaskan persoalan itu. Terlebih, terkait penggajian dalam ketentuan pemerintah akan segera dituntaskan.

“Itu masalah pertama yang kita selesaikan di bidang kesehatan, akan kita bayarkan honor sesuai ketentuan yang berlaku sesuai aturan BKN dan Menpan RB,” tandasnya.

Sementara itu, Laode Ida menambahkan dalam proses penerimaan pegawai honorer hingga PPPK akan dilakukan sesuai regulasi yang tepat. Terkhusus untuk para tenaga medis yang belum memiliki kejelasan status, pihaknya akan mengupayakan dalam pengangkatan menjadi PPPK.

Laode Ida juga memastikan peningkatan kesejahteraan tenaga medis menjadi program utama. Pihaknya akan memastikan agar kesejahteraaan para tenaga medis ini bisa terpenuhi dengan baik.

“Mereka juga akan diberikan fasilitas-fasilitas kesejahteraan tambahan. Sehingga kami memastikan mereka tidak akan terhalangi nasibnya untuk jadi pegawai. Kami juga akan menambahkan program-program kesejahteraan bagi mereka ke depan, jadi jangan ragu pilih kami,” tegasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Viral Pernyataan Cak Imin: NU Terpuruk Lima Tahun Terakhir karena Dipimpin Alumni HMI!

30 Agustus 2026 - 11:50 WITA

Gugum Ridho Putra Resmi Mundur dari Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang

29 Agustus 2026 - 23:12 WITA

Sudah Dipenjara, Proses Pemberhentian La Ami dari DPRD Kendari Tertahan di Meja Wali Kota

28 Agustus 2026 - 17:25 WITA

Resmi! Sudiami Ditunjuk Jadi Ketua GEMA Keadilan Bombana, Ini Targetnya

27 Agustus 2026 - 20:28 WITA

GEMA Keadilan Sultra Kukuhkan 17 Ketua DPD, Siap Perkuat Peran Pemuda di Daerah

27 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Tinggal Tunggu Momentum, Jokowi Disebut Akan Pimpin Langsung PSI Bersma Budi Arie

25 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Trending di Politik