Menu

Mode Gelap
Eks Presiden BEM UHO Minta Pj Gubernur Selesaikan Polemik Pengalihan Rute Kapal di Perairan Cempedak Jalur Kapal Cepat Kendari-Raha Dikembalikan ke Rute Awal Polisi Tangkap 10 Ton Solar Ilegal Milik Kepala Desa Tak Buka Pendaftaran, PPP Fokus Dorong ASR di Pilgub Sultra Benteng Kotano Wuna Sabet Rekor MURI Sebagai Benteng Terluas di Dunia

News · 12 Jun 2023 07:28 WITA ·

Kembali Berulah, PT RPM Diduga Serobot Lahan Warga Kabaena Timur


 Kembali Berulah, PT RPM Diduga Serobot Lahan Warga Kabaena Timur Perbesar

PENAFAKTUAL.COM, BOMBANA – PT Rezky Pratiwi Mandiri (RPM) kembali berulah. Perusahaan tambang ini masuk tanpa sepengetahuan Pemerintah setempat dan sudah melakukan pengeboran lahan warga tanpa izin di Kelurahan Lambale dan Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Salah satu warga, Erfin, mengungkapkan bahwa Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu 17 Mei 2023 pihak PT RPM meletakkan mesin di kawasan HPT. Kemudian hari Sabtu 27 Mei melakukan pengeboran di lahan milik H Muslimin Cs.

Warga lainnya, Lance juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, warga mulai mengetahui adanya aktivitas PT RPM pada 17 Mei 2023.

“Iya betul, mereka ketahuan sama warga melakukan aktivitas pengeboran pada tanggal 17 di kebun yang satu, setelah itu dikawasan kebun masyarakat, justru yang satu juga ditemukan pada tanggal 27 Mei di kawasan APL, kita sudah suruh berhenti aktivitas pengeboran, tapi mereka masih lakukan pengeboran”, baru-baru ini.

H. Muslimin selaku pemilik lahan mengungkapkan semua warga setempat mengklaim bahwa lahan-lahan yang di serobot PT RPM ini adalah milik sah masyarakat yang telah dikelola selama lebih dari puluhan tahun. Menurutnya, para pemilik lahan tak pernah menyetujui, apalagi menjual lahannya kepada perusahaan, sebab lahan-lahan ini adalah ruang produksi masyarakat, didalamnya terdapat jambu mente, sengon dan jati.

“Kami akan tetap bertahan apapun yang terjadi”, kata H Muslimin selaku pemilik lahan yang dirusak oleh Pihak PT RPM.

Pihaknya juga meminta PT RPM untuk menunjukkan legalitas IUP perusahaannya dihadapan Kapolsek Kabaena Timur namun pihak PT RPM enggan menunjukkannya di saat di mediasi Polsek setempat.

Selain itu, warga setempat juga menuntut PT RPM atas tindakan yang dilakukan kepada warga pemilik lahan yang dirusaknya. Pertama, meminta kepada pihak kepolisian agar mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghentikan kegiatan pengeboran yang dilakukan PT RPM. Kedua, meminta kepada PT. RPM untuk bertanggung jawab atas kerusakan lahan kebun masyarakat yang ditimbulkan akibat pengeboran yang dilakukan.

Camat Kabaena Timur, Sahlan menyampaikan bahwa dirinya sudah menelpon komisaris PT RPM itu bernama Ambara, dia mengatakan kalau semua pemberkasan itu dipegang oleh Samsuar, dan hingga saat ini PT RPM belum juga menyerahkan dokumennya kepada pihak pemerintah kecamatan.

“Saya sudah lama menunggu dokumen-dokumen milik PT RPM, sampai saat ini belum juga diserahkan kepada saya”, tutur Sahlan.

Diketahui, H. Muslimin beserta keluarganya sudah datang mengadu ke kantor DPRD Bombana untuk menuntut PT RPM yang sengaja melakukan kegiatan pengeboran pengambilan sampel biji nikel di lahan miliknya tanpa izin ataupun sosialisasi dengan masyarakat setempat.
“Akan secepatnya di RDP kan ini barang karena Perusahaan Rezky Pratiwi Mandiri belum ada Izin”, kata Arsyad sebagai ketua DPRD Bombana.

Tidak hanya itu, pihak H Muslimin beserta keluarga juga mendatangi instansi Polres Bombana, Ruang Unit III Sat reskrim Polres Bombana Aiptu Jainudin mengatakan anggota polres akan secepatnya masuk lapangan.(**)

Artikel ini telah dibaca 454 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Peduli Korban Banjir, PT Tiran Indonesia Bantu 10 Ton Beras di Konut

11 Mei 2024 - 09:00 WITA

Balon Wali Kota Kendari AJP Kembalikan Berkas Pendaftaran ke Nasdem

27 April 2024 - 14:37 WITA

Golkar Bakal Survei 10 Balon Wali Kota Kendari

17 April 2024 - 09:55 WITA

Minta Restu Maju Pilwali Kendari, Afdhal Sowan ke Muh Endang

17 April 2024 - 08:58 WITA

Tarung Pilgub Sultra, Tina Nur Alam Incar Partai Demokrat

6 April 2024 - 16:58 WITA

Rusak Parah, Jalan Poros Duriaasi Wonggeduku Luput dari Perhatian Pemda Konawe

2 April 2024 - 22:18 WITA

Trending di Daerah