Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 31 Des 2024 20:10 WITA ·

Kanwil Kemenag Sultra Lakukan Submit Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas


 H Muhamad Saleh didampingi Kabag Tata Usaha dan para Pejabat Administrator melakukan Submit Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) tahun 2024. Foto: Istimewa Perbesar

H Muhamad Saleh didampingi Kabag Tata Usaha dan para Pejabat Administrator melakukan Submit Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) tahun 2024. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, H Muhamad Saleh didampingi Kabag Tata Usaha dan para Pejabat Administrator melakukan Submit Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) tahun 2024 pada satuan kerja Kanwil Kemenag Provinsi Sultra yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Senin, 30 Desember 2024.

Kakanwil mengatakan, PMPZI merupakan instrumen penilaian kemajuan dari pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Penilaian mandiri mencakup penilaian terhadap komponen Pengungkit (enablers) dan Hasil (results).

“Penilaian Mandiri yang saat ini diperoleh Kanwil Kemenag Sultra untuk indeks ZI sebesar 93,18 persen. Adapun poin penilaian PMPZI terdiri dari 6 komponen yakni Manajemen perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan sistem manajemen, Penguatan akuntabilitas kinerja, Penguatan pengawasan dan Penguatan kualitas pelayanan publik,” urai Kakanwil.

Kakanwil menambahkan, jika submit tersebut merupakan wujud kesungguhan dan komitmen Kanwil Kemenag Sultra dalam mendukung pelaksanaan dan terciptanya reformasi birokrasi.

Saleh berharap dengan melakukan penilaian mandiri ini, Kanwil Kemenag Sultra dapat meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan publik, serta mencapai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Saya berharap pencapaian ini bisa terus ditingkatkan ditahun-tahun mendatang. Komponen yang belum terpenuhi agar menjadi perhatian, sehingga penilaiannya bisa meningkat ditahun depan,” tandasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

27 Siswa SMA di Konawe Alami Gatal dan Muntah Usai Santap MBG, Dievakuasi ke RS

24 September 2026 - 15:57 WITA

Berawal dari Ambil Sampel, Berakhir Petaka: 4 Pekerja PT KDI Tewas di Lokasi Tambang

23 September 2026 - 15:14 WITA

Kecelakaan Kerja di Tambang PT KDI Konut, Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

23 September 2026 - 14:32 WITA

UPP Kelas I Molawe Tindak Lanjuti LHP Kepatuhan BPK RI

23 September 2026 - 10:27 WITA

Kronologi Nelayan di Muna Barat Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Selamat Setelah Tusuk Mata Predator

22 September 2026 - 12:40 WITA

Nelayan di Muna Barat Diserang Buaya Saat Cari Kepiting di Muara, Bahu hingga Pinggang Luka

22 September 2026 - 11:49 WITA

Trending di Daerah