KENDARI — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong penguatan kolaborasi antara dunia industri, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pendidikan vokasi sebagai langkah strategis dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coffee Morning bertajuk “Kolaborasi Industri, UMKM, dan Vokasi sebagai Pilar Indonesia Emas” yang digelar di Hotel Plaza Inn, Kendari, Selasa, 28 Juli 2026.
Kegiatan yang dihadiri para pelaku usaha, perwakilan industri, instansi pemerintah, serta lembaga pendidikan vokasi ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kadin Sulawesi Tenggara, Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI), PT Sultra Alam Perkasa (SAP), dan PT Idalia Marannu Mandiri.
Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, mengatakan agenda tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM di daerah.
“Kolaborasi antara dunia industri, UMKM, dan pendidikan vokasi adalah kunci utama dalam membangun fondasi ekonomi daerah yang tangguh. Melalui kemitraan ini, kita ingin memastikan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap pakai untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas,” ujar Sastra Alamsyah di sela-sela kegiatan.
Selain menghadirkan diskusi interaktif dan pemaparan materi dari para pemangku kepentingan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) antar-lembaga. Kesepakatan itu menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pelatihan vokasi, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperluas kemitraan bagi pelaku UMKM di Sulawesi Tenggara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari para pihak, diskusi panel, penandatanganan dokumen kerja sama, dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
















