Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 18 Apr 2025 13:17 WITA ·

Jalan di Lorong Embun Rusak Parah, Warga Desak Pembangunan Drainase Permanen


 Kondisi Jalan utama yang melintasi tujuh kompleks BTN di Lorong Embun, Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, kembali rusak parah. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Kondisi Jalan utama yang melintasi tujuh kompleks BTN di Lorong Embun, Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, kembali rusak parah. Foto: Penafaktual.com

PENAFAKTUAL.COM – Jalan utama yang melintasi tujuh kompleks BTN di Lorong Embun, Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, kembali rusak parah. Penyebab utamanya adalah tidak adanya drainase permanen yang dapat mengalirkan air hujan secara efektif.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sejumlah titik di jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer itu tampak berlubang dan dipenuhi genangan air. Warga menyebut kerusakan terus terjadi setiap musim hujan karena air meluap dan mengalir langsung di atas badan jalan.

“Biar juga diaspal berapa kali, kalau tidak ada drainase permanen, akan kembali begitu jalannya ini lorong,” kata Ibrahim, salah satu warga.

Ia mendesak Pemerintah Kota Kendari untuk tidak lagi hanya fokus pada penambalan dan pengaspalan, melainkan memprioritaskan pembangunan drainase permanen sebagai solusi jangka panjang.

Jalan tersebut bukan hanya sekadar akses biasa. Setiap hari, ratusan warga BTN melewati jalur ini untuk beraktivitas, termasuk anak sekolah dan pekerja kantoran. Namun, minimnya infrastruktur dasar seperti drainase membuat aspal hanya bertahan dalam hitungan bulan sebelum kembali tergerus.

“Sudah berapa kali diperbaiki, dikasih pengerasan, diaspal siram, ditimbun, bahkan dicor, tapi setiap hujan datang, pelan-pelan tergerus dan jalan kembali berlubang,” ujar Viya, warga lainnya.

Dikonfirmasi soal hal ini, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan bahwa pembangunan drainase untuk Lorong Embun sudah masuk dalam agenda pemerintah kota.

“Inshaa Allah tahun depan kita kerjakan. Diupayakan tahun ini,” tulis Siska melalui pesan WhatsApp pribadinya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Rumah Warga di Kolaka Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

2 Juli 2026 - 17:57 WITA

Kebocoran Gas Saat Memasak Diduga Picu Kebakaran Toko Roti di Kendari, Dapur Hangus

2 Juli 2026 - 13:06 WITA

Direktur RSJPDO Oputa Yi Koo Benarkan Tunggakan Alkes, Tunggu Hasil Reviu Inspektorat

1 Juli 2026 - 12:54 WITA

AKBP Rico Fernanda Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat di Polres Konawe Utara

1 Juli 2026 - 08:25 WITA

RS Jantung Oputa Yi Koo Diduga Menunggak Pembayaran Alkes

30 Juni 2026 - 21:47 WITA

Turnamen Tenis Kapolres Konut Cup 2026 Rampung, Pasangan Sahirman-Erick Juara I

30 Juni 2026 - 20:45 WITA

Trending di Daerah