KENDARI – Para penumpang kapal cepat rute Kendari–Raha–Bau-Bau mengeluhkan debu tebal yang menyelimuti area Pelabuhan Nusantara Kendari, Rabu, 7 Oktober 2026.
Debu tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas penumpang yang hendak naik maupun turun dari kapal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, debu berasal dari sisa aktivitas bongkar muat material berupa mobil bekas dan alat berat menggunakan kapal tongkang.
Aktivitas bongkar muat tersebut telah berlangsung selama beberapa hari. Tercatat sudah tiga kapal tongkang yang melakukan bongkar muat di dermaga tersebut.
Dampaknya, debu menumpuk hingga membuat permukaan dermaga menguning dan beterbangan saat tertiup angin.
“Sampai kuning dermaganya, mereka tinggalkan debu untuk masyarakat,” keluh salah seorang penumpang kepada media ini.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Pelindo Kendari Herryanto memastikan pihaknya akan segera melakukan pembersihan di area dermaga.
“Sebentar sore saya minta dibersihkan itu semua,” ujar Herryanto saat dikonfirmasi. (red)

















