Menu

Mode Gelap
Rudapaksa Anak Dibawa Umur, Bendahara PT TMS Ditangkap Polisi Bocah di Muna Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Laut Waspada Penipuan Whatsapp, Ini Modus Terbaru 2024 Sidang Tipikor PT Antam, Hakim Minta JPU Hadirkan Eks Gubernur Sultra Sosok Jenderal yang Sederhana dan Rendah Hati itu Telah Berpulang

Daerah · 21 Des 2023 04:27 WITA ·

Cerita Haru Tito Prasetya Anak Kuli Bangunan di Kendari yang Lulus Polisi Tanpa Bantuan Calo


 Tito Prasetya saat bertemu Ibunya di Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Tito Prasetya saat bertemu Ibunya di Kendari. Foto: Istimewa

PENASULTRA.COM, KENDARI – Tangis haru dirasakan kedua orang tua Tito Prasetya, setelah dirinya tidak lama lagi akan dinyatakan lulus dalam wisuda calon anggota Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Anggotoa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tito Prasetyo salah satu peserta yang beruntung lolos dalam penerimaan anggota Polri 2023 di Polda Sultra, dari ribuan pendaftar. Tito berasal bukan dari kalangan orang yang mampu. Kedua orang tuannya sehari-hari hanya bekerja sebagai kuli bangunan di Kota Kendari.

Namun berkat kegigihan dan semangatnya, Tito berhasil lulus pada seleksi penerimaan Polri secara murni tanpa ada bantuan dari orang lain yang biasa disebut istilah “Calo”.

Kini Tito berhasil membuktikan, bahwa ia lulus dan dalam waktu yang tidak lama lagi akan resmi menyandang anggota Polri dengan pangkat Brigadir Dua (Bripda).

Kedua orang tua Tito pun awalnya tidak pernah menyangka, bahwa dia ternyata bisa lulus tes Polri. Sempat merasa pesimis, karena merasa berasal dari orang yang tidak berada.

Beberapa bulan sudah Tito menjalani masa pendidikan di SPN Anggotoa Kabupaten Konawe. Kedua orang tua Tito sudah tidak sabar ingin bertemu dengan anak kebanggaanya itu.

Hal itu dia ungkapkan, saat beberapa personel dari Bagdalpers Polda Sultra menemui kedua orang tua Tito di kediamannya di Kota Kendari.

Kondisi rumah kedua orang tua Tito sangat sederhana hanya terbuat dari papan beratapkan seng yang nampak sudah berkarat. Tidak hanya itu saja, bahkan ruang tamu terpaksa harus dijadikan sebagai tempat tidur karena ukuran rumahnya yang sempit.

Kedua orang Tua Tito sempat kaget melihat kedatangan beberapa orang anggota Polisi di rumahnya. Ternyata, anggota Polisi tersebut merupakan Personel Bagdalpers Polda Sultra yang membina dan melatih Tito selama menjalani masa pendidikan di SPN Anggotoa.

Saat berbicara kepada personel Bagdalpers Polda Sultra, ibu Tito sangat berharap ingin melihat anaknya lagi setelah beberapa bulan terpisah. Sebab, kata ibunya ia sudah terbiasa tidak pernah jauh dari anaknya dari kecil hingga dia tamat dari bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Suasana berubah seketika, orang tua Tito sontak kaget dan air matanya tumpah tiba-tiba putra kesayangannya muncul dengan seragam lengkap Casis Polri.

Kedua orang tua Tito tidak berhenti menangis dan memeluk erat putranya, setelah sekian lama terpisah karena sedang menjalani masa pendidikan calon anggota Polri di SPN Anggotoa.

Rupanya Tito sudah sejak lama ingin pulang ke rumah untuk bertemu kedua orang tuanya atas izin pembinanya di SPN. Namun Tito tidak dapat berbuat banyak, ia terpaksa menahan rasa rindunya untuk pulang karena tidak memiliki uang.

Ibu Tito juga terpaksa harus melarang anaknya untuk pulang, karena tidak ingin diketahui jika ayahnya sedang sakit keras. Hal itu terpaksa dilakukan oleh Ibunya karena tidak mau menjadi beban pikiran Tito yang dapat mengganggu konsentrasinya selama pendidikan.

Namun pertemuan itu hanya berlangsung singkat, Tito harus kembali ke SPN untuk melanjutkan pendidikan yang masih tersisa beberapa bulan lagi. Namun demikian, kerinduan orang tua Tito sedikit terobati meski hanya bertemu dengan putranya secara singkat.

Kedua orang tua Tito tidak kuasa menahan air matanya harus kembali melihat putranya itu pergi melanjutkan pendidikan. Kedua orang tua Tito sangat berterima kasih kepada Personel Bagdalpers Polda Sultra yang telah memberi kesempatan mempertemukan dengan putranya.**)

Artikel ini telah dibaca 173 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kades dan Pengurus Apdesi se-Sultra Ikut Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2024

18 Mei 2024 - 18:07 WITA

Tak Tunaikan Kewajibannya, Jalan Hauling PT OSS Diblokade

16 Mei 2024 - 23:35 WITA

Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Kabaena Timur Sosialisasikan Program P4K

16 Mei 2024 - 11:15 WITA

Infrastruktur Tak Memadai, Perumahan Bumi Praja Residence Tergenang Banjir

15 Mei 2024 - 18:29 WITA

Pemda Konut Terima Bantuan Penanganan Banjir dari BNPB RI

15 Mei 2024 - 11:25 WITA

Dukung Pengurangan Emisi Karbon, DWP Dishut Sultra Tanam Pohon di Kawasan Bendungan Ameroro

11 Mei 2024 - 08:18 WITA

Trending di Daerah