Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 12 Feb 2026 19:33 WITA ·

BNNP Sultra Didesak Periksa Pemilik Mobil dalam Kasus Penyelundupan Narkoba 504 Gram


 Lembaga Agen Informasi Rakyat (AIR) Sultra saat berdialog dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra. Foto: Istimewa  Perbesar

Lembaga Agen Informasi Rakyat (AIR) Sultra saat berdialog dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra. Foto: Istimewa

KENDARI – Lembaga Agen Informasi Rakyat (AIR) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra untuk memeriksa oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari berinisial LA terkait dugaan kepemilikan mobil yang digunakan dalam kasus penyelundupan 504 gram sabu di Kolaka.

Direktur AIR Sultra, Fahrid, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi mendalam dan menemukan bukti-bukti faktual yang mengarah pada LA.

“Kami menyimpulkan bahwa LA harus diperiksa sebagai pemilik mobil yang digunakan dalam kasus ini,” kata Fahrid saat melakukan aksi demonstrasi di Kantor BNNP Sultra, Kamis 12 Februari 2026.

Fahrid menegaskan bahwa BNNP Sultra harus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap LA, termasuk uji laboratorium, pemeriksaan darah, kencing, dan rambut.

“Diduga mobil saudara LA sebagai barang bukti, dan dilakukan uji laboratorium, pemeriksaan darah, kencing, dan rambut secara menyeluruh,” tegasnya.

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Berantas BNNP Sultra, Kombes Pol Alam Kusuma S. Irawan, mengungkapkan bahwa saat penangkapan, pihaknya tidak mengetahui nomor plat mobil LA.

“Terkait mobil, dari informasi almarhum yang meninggal mobil yang digunakan merupakan mobil anggota dewan. Jadi mobil itu posisinya saat penangkapan sudah dibawa lari oleh tersangka lainnya, sekarang mobilnya kami tidak tahu platnya nomornya berapa,” ungkap Kusuma saat ditemui jurnalis media ini di kantor BNNP Sultra pada Kamis, 12 Februari 2026.

Kusuma melanjutkan bahwa pihaknya tidak sempat memeriksa plat nomor mobil LA karena posisi waktu penangkapan pada malam hari dan harus cepat penetapan sita serta cek barang bukti (BB) 504 gram sabu.

“Saat itu kami posisi malam hari kan kemudian kami harus cepat penetapan sitanya kemudian pemberitahuan penangkapan kepada keluarganya,” lanjutnya.

Namun, Kusuma menegaskan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya segera meminta klarifikasi dari LA.

“Kami sudah menyurat, kami akan rapatkan dengan penyidik minta klarifikasi dari yang bersangkutan dalam waktu dekat terkait perihal kendaraan tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, BNNP Sultra telah melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial AJ bersama F saat menyelundupkan 504 gram sabu di Pelabuhan Kapal Feri Kolaka. Namun, F meninggal dunia saat menjalani penahanan. AJ telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kolaka.

BNNP Sultra juga mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan dua pelaku lain berinisial E dan J yang kini masih dalam pengejaran karena diduga bagian dari jaringan narkotika tersebut.(red)

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Temuan BPK Lebih dari Rp600 Juta di KPU Kendari Disorot, Bung RW Desak Kejati Sultra Audit Menyeluruh

25 Oktober 2026 - 21:49 WITA

Libatkan Anggota DPRD Sultra, Kasus Dugaan Tambang Tanpa IUJP di Moramo Utara Masuk Tahap Penelitian Jaksa

24 Oktober 2026 - 12:53 WITA

Operasi Sarang Narkoba di Muna, Pemuda 19 Tahun Diamankan Bersama Sabu 4 Gram

24 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Potong Selang Tangki Pikap untuk Curi Pertalite, Pria Pengangguran di Kendari Dibekuk Polisi

23 Oktober 2026 - 14:10 WITA

Kejari Kendari Musnahkan 1,8 Kg Sabu dan Ganja, 15 Senjata Tajam Ikut Dibakar

23 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Berulang Kali Disorot, PERMAHI Desak Evaluasi Total SPBU PT Silfianda Energy di Muna!

23 Oktober 2026 - 08:58 WITA

Trending di Hukrim