MUNA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna resmi membentuk Satuan Karya (Saka) Pramuka Rintisan Adhyasta Pemilu Tingkat Kwartir Cabang Muna masa bakti 2026–2030.
Langkah strategis tersebut diawali dengan prosesi pelantikan pengurus yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Muna, Rabu, 14 Oktober 2026.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Muna, La Ode Asrafil.
Dalam prosesi tersebut, Asrafil melantik jajaran pimpinan Bawaslu Muna sebagai Majelis Pembimbing Saka, yakni Ketua Bawaslu Muna Al Abzal Naim, Koordiv HP2H Murarti, serta Koordiv P3S Mustar.
Selain jajaran pimpinan, Kepala Sekretariat Bawaslu Muna Emponarta bersama seluruh Kepala Subbagian dan staf turut dilantik sebagai Pimpinan, Pengurus, dan Instruktur Saka Pramuka Adhyasta Pemilu Kwartir Cabang Muna.

Foto bersama usai pelantikan pengurus. Foto: Istimewa
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Muna yang juga Ketua Majelis Pembimbing Saka, Al Abzal Naim, menyambut baik kepercayaan dan amanah yang diberikan.
Menurutnya, keterlibatan Gerakan Pramuka melalui Saka Adhyasta Pemilu dalam pengawasan pemilu akan memperluas jangkauan edukasi serta pengawasan partisipatif di seluruh wilayah Kabupaten Muna.
“Kami optimis sinergi Bawaslu dan Gerakan Pramuka ini dapat menghadirkan energi baru dalam pencegahan pelanggaran pemilu. Anggota Pramuka yang tersebar hingga tingkat ranting dan gugus depan akan menjadi mitra strategis Bawaslu sebagai mata dan telinga pengawasan, guna mewujudkan pemilu yang adil dan demokratis di Kabupaten Muna,” ujar pria yang akrab disapa Bram.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Muna, La Ode Asrafil, menegaskan pentingnya pembentukan Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah pembinaan bagi anggota Pramuka penegak dan pandega.
Menurut Asrafil yang juga Wakil Bupati Muna, kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran berdemokrasi tinggi serta berkontribusi aktif dalam mengawal proses pemilu yang bersih dan berintegritas.
“Pramuka bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan wadah pembentukan karakter pemimpin masa depan. Melalui Saka Adhyasta Pemilu ini, kita menanamkan nilai-nilai kejujuran, netralitas, dan kepedulian politik sejak dini agar para anggota Pramuka mampu menjadi pelopor pengawasan partisipatif di tengah masyarakat,” pungkasnya.(red)

















