Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 5 Apr 2026 18:47 WITA ·

Balita di Konawe Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi, Diduga Terbawa Arus


 Balita RII (3 tahun 9 bulan) ditemukan tak bernyawa di saluran irigasi di Konawe. Foto: Istimewa Perbesar

Balita RII (3 tahun 9 bulan) ditemukan tak bernyawa di saluran irigasi di Konawe. Foto: Istimewa

KONAWE – Seorang balita berinisial RII (3 tahun 9 bulan) ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi di Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Korban diketahui merupakan anak dari Harniati, warga BTN Satria Nusantara Blok G, Kelurahan Asambu, Kecamatan Unaaha.

Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Gafur, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Nyoman Sukarma (48), yang berprofesi sebagai petani.

“Pada saat hendak menuju sawah, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam saluran irigasi,” ujar Iptu Andi Gafur saat dikonfirmasi, Minggu sore.

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat bermain di halaman rumah bersama teman-temannya. Namun, sekitar pukul 12.00 Wita, korban tidak lagi berada di lokasi dan tidak ditemukan meski telah dilakukan pencarian.

“Dari hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi,” jelasnya.

Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Tongauna Ipda Fajar Sapa bersama personel langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta pihak keluarga.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke BLUD Kabupaten Konawe untuk dilakukan pemeriksaan visum et repertum.

Polisi menduga korban terjatuh ke dalam saluran irigasi yang berada di dekat rumahnya, kemudian terbawa arus air hingga sejauh kurang lebih satu kilometer sebelum akhirnya ditemukan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar saluran air atau area yang berpotensi membahayakan,” pungkas Iptu Andi Gafur. (lin)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KSOP Kendari Tegaskan Kendaraan Tanpa STID Aktif Dilarang Masuk Pelabuhan

25 Mei 2026 - 16:00 WITA

Ramai di Medsos Dituding Nambang, PT WIN Justru Perbaiki Lahan Rawan Longsor di Torobulu

24 Mei 2026 - 23:11 WITA

Jelang Idul Adha, Polisi Sisir Miras di Konut: Biar Warga Salat Ied dengan Tenang

24 Mei 2026 - 20:31 WITA

Gerai Indomaret di Baruga Kendari Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

24 Mei 2026 - 13:33 WITA

Wanita di Muna Barat Hilang Saat Mencari Kerang di Muara, Diduga Diterkam Buaya

24 Mei 2026 - 10:10 WITA

Mobil Karyawan BUMD Konsel Tabrak Petani hingga Tewas di Wunduwatu

23 Mei 2026 - 10:26 WITA

Trending di Daerah