Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 8 Sep 2023 18:02 WITA ·

Aktivitas Tambang Ilegal di Kolut Diduga Terus Berlanjut, Ada Penyedia Dokter?


 Aktivitas pertambangan di Tanjung Berlian Kecamatan Batu Putih. Foto: Istimewa
Perbesar

Aktivitas pertambangan di Tanjung Berlian Kecamatan Batu Putih. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KOLUT – Maraknya aktivitas pertambangan ilegal di Tanjung Berlian, Kecamatan Batu Putih, Kolaka Utara (Kolut) menyita perhatian DPD Laki Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kegiatan pertambangan ilegal disinyalir dijalankan oleh individu dengan inisial HLM dan GPR di lokasi Eks PT Pandu, PT KTJ dan PT TPP tanpa mengantongi izin lengkap. Parahnya lagi, penjualan ore nikel diduga difasilitasi oleh Direktur PT AMIN dengan istilah dokumen terbang atau “dokter”.

“Kami menduga adanya afiliasi oknum eks PT Pandu, inisial “E”. Ia diduga melakukan pungli atau pemungutan liar sebesar 5 USD per metrik ton kepada setiap penambang yang aktif di lokasi Eks PT Pandu, PT KTJ dan PT TPP,” ungkap Koordinator DPD Laki Sultra, Ismail.

Koordinator DPD Laki Sultra juga mengancam akan melaporkan secara resmi ke Mabes Polri jika kegiatan ini tidak dihentikan dan jika pelaku tidak diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sementara itu, salah satu sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya mengaku bahwa praktik tambang ilegal yang beroperasi di Tanjung Berlian, Kolaka Utara masih terus berlanjut. Bahkan puluhan tongkang sudah keluar diduga dengan menggunakan jetty ilegal.

“Dua orang ini sudah melakukan pengapalan, bahkan sudah berapa kali tongkang keluar diduga dengan menggunakan jetty ilegal,” katanya, Kamis, 7 September 2023.

Sumber menyebut, demi memuluskan aksinya, PT AMIN dan PT Kasmar diduga kuat memfasilitasi dokumen terbang. Selain itu, sumber juga menyebut, dalam waktu dekat ini, tongkang akan kembali merapat ke Tanjuang Berlian untuk melakukan pengapalan.

“PT AMIN dan PT Kasmar yang memberikan dokumen untuk pengapalan,” ucapnya.

Kapolres Kolaka Utara AKBP Arif Irawan, mengatakan akan menindak lanjuti tambang ilegal yang terjadi di Kecamatan Batu Putih, Kolaka Utara.

“Terima kasih infonya, akan kami tindak lanjuti,” katanya, baru-baru ini.

Sementara, Pemilik PT TPP, Mursalim yang di konfirmasi melalui WhatsApp tidak memberikan jawaban. Begitu pula dengan pihak PT AMIN juga belum memberikan keterangan.(**)

Artikel ini telah dibaca 272 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polres Muna Tangkap Dua Pria Diduga Pengedar Sabu di Muna Barat, Amankan 219 Gram

19 Januari 2026 - 20:34 WITA

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Kamar Kost di Kolaka, Penyebab Masih Misterius

19 Januari 2026 - 12:55 WITA

Toko Kochi Kendari Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

18 Januari 2026 - 22:46 WITA

Nongkrong Sambil Bawa Sajam, Dua Remaja Diamankan Polisi di Kendari Barat

18 Januari 2026 - 13:59 WITA

Kebakaran Hebat di Kendari: 14 Bangunan Ludes, Kerugian Capai Rp5 Miliar

18 Januari 2026 - 07:19 WITA

Kebakaran di Sanua Kendari, 8 Gudang Penampung Hasil Bumi Terbakar

17 Januari 2026 - 23:41 WITA

Trending di Hukrim