Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

News · 12 Okt 2026 19:28 WITA ·

Tinggal Sendiri di Kebun, Lansia 63 Tahun di Kendari Ditemukan Tak Bernyawa


 Kapolsek Kemaraya Iptu Busran bersama anggota saat mengevakuasi jenazah pria lansia yang ditemukan di sebuah rumah kebun di Kendari Barat. Foto: Istimewa Perbesar

Kapolsek Kemaraya Iptu Busran bersama anggota saat mengevakuasi jenazah pria lansia yang ditemukan di sebuah rumah kebun di Kendari Barat. Foto: Istimewa

KENDARI – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama La Pono (63) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kebun di Jalan Nuri Puncak, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin, 12 Oktober 2026 sekitar pukul 08.30 Wita.

Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.

“Saat kami mengecek, kondisi jenazah korban sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat,” ujar Iptu Busran saat dikonfirmasi, Senin malam.

Ia menjelaskan, penemuan jenazah tersebut bermula ketika anak korban, Ceceng (19), hendak memanggil ayahnya yang berada di rumah kebun berjarak sekitar 100 meter dari rumah mereka.

Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons. Ceceng kemudian masuk ke rumah kebun untuk memeriksa kondisi ayahnya.

“Saksi masuk ke dalam rumah kebun dan mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur tengkurap. Jenazah korban juga sudah mengeluarkan bau menyengat dan terdapat busa berwarna hitam pada bagian mulut,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, La Pono diketahui telah lama tinggal seorang diri di rumah kebun tersebut.

Korban juga disebut memiliki riwayat penyakit kencing batu yang telah dideritanya selama bertahun-tahun. Menurut Busran, korban kerap mengeluhkan sakit pada bagian dada dan sesak napas.

“Korban sering mengeluh sakit pada bagian dada dan sesak napas. Korban mengidap penyakit kencing batu,” katanya.

Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazahnya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polemik Utang Ketua Kadin Kendari Memanas, Cek Rp 30 Juta untuk Siti Hajar Gagal Cair

8 Oktober 2026 - 19:17 WITA

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta

7 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Ganggu Kenyamanan! Penumpang Protes Debu Tebal di Pelabuhan Nusantara Kendari

7 Oktober 2026 - 15:09 WITA

Balai Tahura Nipa-Nipa Ingatkan Warga, Kerusakan Hutan Bisa Ganggu Sumber Air

7 Oktober 2026 - 14:50 WITA

Kunjungi Sultra, Zulkifli Hasan Pastikan Stok Pangan dan Harga Bahan Pokok Terjaga

6 Oktober 2026 - 21:22 WITA

Pemkot Kendari dan Hiswana Migas Ancam Tindak Pangkalan yang Jual LPG di Atas HET

5 Oktober 2026 - 18:41 WITA

Trending di News