Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 2 Jun 2026 17:57 WITA ·

Napi Asal Konawe Ditemukan Meninggal Dunia di Rutan Kelas IIA Kendari, Sempat Mengeluh Demam


 Seorang narapidana ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Rutan Kelas IIA Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Seorang narapidana ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Rutan Kelas IIA Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Seorang narapidana berinisial AF (27) ditemukan meninggal dunia di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kendari yang berlokasi di Jalan Suprapto, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Selasa (2/6/2026).

Korban diketahui merupakan warga Desa Uepai, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Korban sempat merasa demam selama dua hari,” ujar AKP Malau.

Ia menjelaskan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh sesama warga binaan berinisial HR di kamar 4 Blok B Rutan Kelas IIA Kendari. Saat itu, saksi mendapati korban terbaring dalam kondisi kaku.

Mengetahui hal tersebut, petugas jaga berupaya memastikan kondisi korban dengan cara membangunkannya. Namun, korban tidak memberikan respons.

“Pada saat saksi mengecek kondisi korban, yang bersangkutan sudah tidak bernapas dan tubuhnya telah kaku,” kata AKP Malau.

Setelah kejadian tersebut, petugas segera mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Meski sempat mengeluhkan sakit, kepolisian menyatakan masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian AF.

“Saat ini masih berlangsung pelaksanaan autopsi di RS Bhayangkara Kendari,” pungkas AKP Malau.

Diketahui, AF merupakan terpidana kasus penganiayaan yang sedang menjalani hukuman pidana penjara selama enam bulan. (lin)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Usai Beritakan Kasus KDRT Wali Kota Kendari, Jurnalis Kendarihariini.com Diduga Jadi Korban Doxing 

2 Juni 2026 - 18:50 WITA

Tiga Hari Tak Kunjung Pulang, Warga Andoolo Konsel Dilaporkan Hilang di Kebun

2 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dr Herman Sinyalir Maju Pilrek UHO: “Insya Allah, Mohon Dukungannya”

2 Juni 2026 - 11:08 WITA

Bupati Bombana: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan, Tapi Cermin Sikap Sehari-hari

2 Juni 2026 - 09:25 WITA

Kecelakaan Terekam CCTV di Kolaka Timur, Seorang Pengendara Mengalami Luka-Luka

1 Juni 2026 - 19:19 WITA

Rumah Warga di Kolaka Utara Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

1 Juni 2026 - 13:54 WITA

Trending di Daerah