KENDARI – Imbas dari kebakaran yang terjadi di kawasan terminal tipe C tepatnya di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari menimbulkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5 miliar rupiah
Peristiwa naas ini terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026 sekitar pukul 21.45 Wita dan menghanguskan belasan bangunan.
Kadis Damkar Kota Kenderi, Ahryawandi mengatakan berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh pihaknya, setidaknya 14 gedung yang berada di lokasi itu ludes terbakar.
“Rumah kios ada 10 kemudian gudang ada 4,” kata Wandi saat ditemui lokasi.
Untuk memadamkan kobaran api, sebanyak 7 unit armada damkar diturunkan ke lokasi dan dibantu dengan 13 mobil pick up bermuatan tandon air.
“Proses pemadaman kurang lebih satu jam karena padatnya rumah,” tambah Wandi.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran hebat tersebut. dugaan sementara percikan api bersumber dari korsleting listrik.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 5 miliar. Terlebih hasil bumi yang sebelumnya ditampung di dalam gudang juga ikut terbakar.
“Isi gudang biji jambu mete dan kopra,” kata Wandi.(red)
Pantauan penafaktual.com dilokasi, sekitar pukul 23.40 Wita, kobaran api sudah berhasil dipadamkan. Sejumlah petugas Damkar selajutnya melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada api yang tersisa.
Disisi lain ratusan warga berkerumun di sekitar lokasi. Terlihat juga pemilik kios tengah mengevakuasi sejumlah barang berharga yang sebelumnya berhasil diselamatkan. (lin)








