Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 19 Des 2025 11:44 WITA ·

Pinjam Motor Lalu Digadaikan ke Morowali, Residivis AS Berhasil Ditangkap di Kolaka


 Pria residivis tindak pidana penggelapan inisial AS (40) ditangkap tim Res Krim Polres Kolaka. Foto: Istimewa
Perbesar

Pria residivis tindak pidana penggelapan inisial AS (40) ditangkap tim Res Krim Polres Kolaka. Foto: Istimewa

KOLAKA – Tim Elang Anti Bandit Satuan Reskrim Polres Kolaka berhasil mengamankan seorang pria berusia 40 tahun berinisial AS pada Kamis, 19 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 Wita di Desa Tanggeao, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara. Penangkapan ini menutup rangkaian aksi penggelapan kendaraan yang telah meresahkan warga setempat.

Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif, menjelaskan bahwa AS tidak hanya mengambil satu unit motor, melainkan tiga kendaraan sekaligus: sebuah Honda Scoopy berwarna perak (nomor polisi DT 2994), sebuah Yamaha Jupiter MX, serta satu unit mobil Avanza.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kami menemukan bahwa semua kendaraan tersebut telah digelapkan oleh tersangka,” ujar Iptu Dwi Arif.

Kejadian bermula ketika korban, Asri (28), melaporkan kehilangan motor Scoopy miliknya. Asri menceritakan bahwa AS meminjam motor tersebut dengan alasan menemui seorang teman di Hotel Merpati, namun motor tak kunjung kembali.

“Dia (AS) meminjam motor untuk bertemu teman, tapi ternyata itu hanyalah modus untuk mengambil kendaraan,” kata Asri dalam laporannya.

Setelah dilakukan interogasi, AS mengakui bahwa seluruh kendaraan yang berhasil ia ambil telah digadaikan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

“Barang bukti berupa Yamaha Jupiter MX, Honda Scoopy, dan Avanza telah digadaikan di Morowali,” ungkap Iptu Dwi Arif.

Atas perbuatannya, AS dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan/atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Penangkapan ini menambah daftar kasus residivis AS, yang sebelumnya telah beberapa kali terlibat dalam tindak pidana serupa.

Masyarakat diminta tetap waspada dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.(lin)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kakek Berusia 101 Tahun Nyaris Jadi Korban Kebakaran di Konawe

10 Maret 2026 - 14:10 WITA

Tiga Rumah Ludes Terbakar di Buton, Kerugian Capai Rp220 Juta

10 Maret 2026 - 12:12 WITA

Terungkap dari Pesan Singkat, Pria di Buton Diduga Cabuli Anak Tirinya

10 Maret 2026 - 09:44 WITA

KSBSI Kendari Soroti PT TAS Tak Akui Kesalahan Sistem Ketenagakerjaan

9 Maret 2026 - 20:59 WITA

Wanita 35 Tahun di Konawe Ditangkap Polisi, Sembunyikan Sabu di Balik Tikar Dapur

9 Maret 2026 - 16:03 WITA

Petani di Kolaka Utara Ditangkap Polisi, Puluhan Saset Sabu Disita

8 Maret 2026 - 16:53 WITA

Trending di Hukrim