Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 25 Nov 2025 15:53 WITA ·

PPKK dan KSOP Kendari Perketat Pengawasan Keselamatan Kapal Jelangi Nataru 2025


 Tim PPKK dan KSOP Kendari melakukan pemeriksaan alat keselamatan pada KM Simba 1 yang beroperasi di rute Kendari-Raha dan sebaliknya. Foto: Penafaktual.com Perbesar

Tim PPKK dan KSOP Kendari melakukan pemeriksaan alat keselamatan pada KM Simba 1 yang beroperasi di rute Kendari-Raha dan sebaliknya. Foto: Penafaktual.com

KENDARI – Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari melakukan uji kelayakan di Pelabuhan Pangkalan Perahu, Selasa, 25 November 2025, dalam rangka memastikan keselamatan pelayaran selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Dalam pemeriksaan mendadak tersebut, tim PPKK dan KSOP Kendari menemukan sejumlah kekurangan kritis pada salah satu kapal, yakni KM Simba 1. Temuan ini wajib segera ditindaklanjuti pihak operator kapal demi menjamin keamanan ribuan penumpang.

“Tujuan kami jelas, memastikan keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama selama periode sibuk Nataru,” ujar Suwandi, Penata Keselamatan Pelayaran Ditjen Hubla.

Suwandi menegaskan bahwa seluruh alat dan fasilitas keselamatan harus dipastikan dalam kondisi siap pakai sebelum melayani penumpang pada puncak arus.

“Jika tidak dipenuhi, maka konsekuensinya jelas, kapal tidak diizinkan berlayar,” tegas Suwandi.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas II Kendari, Leksono Kuncoro Budi Widodo, membenarkan bahwa temuan kali ini bersifat mayor dan memerlukan perhatian serius.

“Hari ini KSOP Kendari mendampingi uji kelayakan kapal penumpang. Dari pemeriksaan, masih ditemukan beberapa temuan mayor,” jelas Leksono.

Leksono menambahkan bahwa proses inspeksi akan mencakup seluruh kapal penumpang yang beroperasi di wilayah Kendari tanpa terkecuali. Hal ini untuk memastikan standar kelayakan terpenuhi demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan Nataru.

Pengetatan pengawasan ini diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan laut dan memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik Nataru 2025 di perairan Kendari.(red)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragis! Kebakaran Rumah di Bombana Tewaskan Seorang Ibu dan Empat Anaknya

6 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Diduga Dipicu Pembakar Obat Nyamuk, Rumah Karyawan Tambang di Konsel Ludes Terbakar

5 Agustus 2026 - 13:26 WITA

Forgema Sultra Soroti Pembangunan PT SIP Bombana, Perizinan Dinilai Belum Lengkap

4 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Pengusaha Jasa Transportasi Soroti Minimnya Respons Pemerintah Hadapi Kelangkaan Solar di Kendari

4 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Rumah Petani di Konawe Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

1 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Tiket Kapal Cepat Kendari-Raha-Baubau Diperketat, Calo Terancam Diproses Hukum!

31 Juli 2026 - 14:31 WITA

Trending di Daerah