Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 20 Apr 2025 22:29 WITA ·

Kapal Docking, Penyeberangan Tondasi-Torobulu Dihentikan Sementara


 KMP Pulau Rubiah. Foto: Istimewa Perbesar

KMP Pulau Rubiah. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Mulai 22 April 2025, penyeberangan lintas Tondasi-Torobulu akan dihentikan sementara. Hal ini disebabkan oleh jadwal docking tahunan KMP Pulau Rubiah, satu-satunya kapal yang melayani rute tersebut, di galangan kapal. KMP Pulau Rubiah akan menjalani proses perawatan dan perbaikan untuk memastikan keselamatan pelayaran.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau, Jamaluddin, mengonfirmasi bahwa tidak akan ada kapal pengganti selama proses perawatan berlangsung.

“Karena ini kapal subsidi, maka sesuai kontrak tidak ada pengganti,” ujar Jamaluddin saat dihubungi melalui telepon.

Docking merupakan kewajiban rutin yang harus dipenuhi oleh seluruh kapal penumpang setiap tahun untuk memperoleh sertifikat laik laut dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Proses ini tidak bisa ditawar dan merupakan aturan keselamatan pelayaran yang sangat penting untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal.

Meski kontrak perawatan ditargetkan rampung dalam 15 hari, Jamaluddin mengakui bahwa prosesnya bisa lebih lama jika ditemukan kerusakan tambahan selama inspeksi.

“Kami berkontrak 15 hari, tapi kalau saat proses ditemukan kerusakan lain yang harus diperbaiki, tentu waktunya bisa bertambah,” ungkapnya.

Pihak ASDP meminta masyarakat untuk memaklumi keputusan ini demi keselamatan bersama. Setelah docking selesai dan kapal dinyatakan laik laut oleh lembaga berwenang, KMP Pulau Rubiah akan langsung kembali beroperasi, sehingga pelayanan penyeberangan Tondasi-Torobulu dapat berjalan normal kembali.

Jamaluddin juga menambahkan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal, serta untuk mematuhi aturan keselamatan pelayaran yang berlaku. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memahami dan mendukung keputusan ini.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 969 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

IRT Muda di Kendari Dilaporkan Hilang, Diduga Sempat Berkomunikasi dengan Pria

4 Juli 2026 - 18:02 WITA

Pemkab Muna Barat Genjot Infrastruktur, Empat Ruas Jalan Dipastikan Mulai Dibangun Tahun Ini

3 Juli 2026 - 13:28 WITA

Percepatan Pembangunan IPIP, Petani dan Nelayan di Koloka Keluhkan Dampak Lingkungan dan Mata Pencaharian

3 Juli 2026 - 09:14 WITA

Rumah Warga di Kolaka Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

2 Juli 2026 - 17:57 WITA

Kebocoran Gas Saat Memasak Diduga Picu Kebakaran Toko Roti di Kendari, Dapur Hangus

2 Juli 2026 - 13:06 WITA

Direktur RSJPDO Oputa Yi Koo Benarkan Tunggakan Alkes, Tunggu Hasil Reviu Inspektorat

1 Juli 2026 - 12:54 WITA

Trending di Daerah