MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Pada 2026, sedikitnya empat ruas jalan dipastikan mulai dikerjakan sebagai bagian dari target Bupati La Ode Darwin dan Wakil Bupati Ali Basa menuntaskan jalan rusak sebelum akhir masa jabatan.
Salah satu proyek yang segera direalisasikan ialah peningkatan ruas Jalan Abadi Jaya–Pajala. Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional telah melakukan survei lapangan pada Senin (29/6/2026) sebagai tahap finalisasi sebelum proyek memasuki proses lelang.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengatakan proyek tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp24,8 miliar dan kini tinggal menunggu tahapan lelang.
“Tim dari Balai Jalan turun untuk memastikan finalisasi pekerjaan Jalan Abadi Jaya–Pajala. Total anggarannya mencapai Rp24,8 miliar dan tinggal menunggu proses lelang,” ujarnya.
Darwin optimistis pekerjaan fisik dapat dimulai paling lambat Agustus 2026. Ruas jalan sepanjang 4,85 kilometer dengan lebar 6,5 meter itu akan menggunakan lapisan Asphalt Concrete Wearing Course(AC-WC) yang dinilai memiliki kualitas dan daya tahan lebih baik.
Menurutnya, spesifikasi jalan tersebut sama dengan proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Guali–Bandara Sugimanuru sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Ia menjelaskan, pembangunan Jalan Abadi Jaya–Pajala merupakan aspirasi masyarakat yang telah diusulkan sejak tahun lalu. Ruas tersebut menjadi prioritas karena mendukung akses menuju kawasan pariwisata, perikanan tangkap, dan sentra pertanian.
Selain itu, pembangunan Jalan Mamuntu yang menjadi akses kawasan transmigrasi juga segera direalisasikan. Proyek senilai Rp4,7 miliar itu saat ini telah memasuki proses lelang di Kementerian Transmigrasi.
“Insyaallah paling lambat Agustus sudah mulai dikerjakan,” katanya.
Sementara itu, dua ruas lainnya, yakni Jalan Kasimpa Jaya–Baraka dan Jalan Desa Wuna–Lombu Jaya, masih menunggu dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Program Inpres Jalan Daerah.
“Dua ruas jalan ini sudah kami usulkan dan saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Darwin.
Dua Ruas Jalan APBD Mulai Dikerjakan
Selain proyek yang didanai pemerintah pusat, Pemkab Muna Barat juga mulai merealisasikan pembangunan dua ruas jalan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pada Selasa, 30 Juni 2026, Bupati Darwin meninjau langsung pelaksanaan Mutual Check Nol (MC-0) bersama penyedia jasa sebagai tahapan awal sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Dua ruas yang akan dibangun yakni Jalan Suka Damai–Labokolo sepanjang 1,5 kilometer dengan anggaran Rp2,3 miliar serta Jalan Kambara–Sidomakmur sepanjang 2,5 kilometer dengan nilai proyek Rp2,4 miliar.
“Kedua proyek saat ini sedang dalam proses mobilisasi peralatan. Kemungkinan pekan depan pekerjaan fisik sudah dimulai,” ujarnya.
Darwin memastikan kedua ruas jalan tersebut juga menggunakan lapisan AC-WC agar memiliki kualitas lebih baik dan usia layanan yang lebih panjang.
“Saya ingin jalan yang dibangun bisa dimanfaatkan hingga 10 tahun. Karena itu, jalan-jalan utama di Muna Barat akan menggunakan spesifikasi AC-WC,” katanya.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan pada dua ruas jalan tersebut dapat rampung pada awal Oktober 2026.
Darwin menegaskan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program prioritas pemerintahannya bersama Wakil Bupati Ali Basa. Menurutnya, ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah akan terus diprioritaskan dalam program pembangunan.
“Baru 17 bulan kami memimpin, tetapi progres pembangunan infrastruktur jalan sudah mulai terlihat. Ke depan akan terus kami maksimalkan agar di akhir masa jabatan tidak ada lagi jalan rusak di Muna Barat,” tegasnya. (lin)















