Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 3 Jul 2026 13:28 WITA ·

Pemkab Muna Barat Genjot Infrastruktur, Empat Ruas Jalan Dipastikan Mulai Dibangun Tahun Ini


 Bupati Muna Barat, La Ode Darwin saat meninjau pelaksanaan Mutual Check Nol (MC-0) di salah satu ruas jalan yang akan dibangun tahun ini. Foto: Istimewa. Perbesar

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin saat meninjau pelaksanaan Mutual Check Nol (MC-0) di salah satu ruas jalan yang akan dibangun tahun ini. Foto: Istimewa.

MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Pada 2026, sedikitnya empat ruas jalan dipastikan mulai dikerjakan sebagai bagian dari target Bupati La Ode Darwin dan Wakil Bupati Ali Basa menuntaskan jalan rusak sebelum akhir masa jabatan.

Salah satu proyek yang segera direalisasikan ialah peningkatan ruas Jalan Abadi Jaya–Pajala. Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional telah melakukan survei lapangan pada Senin (29/6/2026) sebagai tahap finalisasi sebelum proyek memasuki proses lelang.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengatakan proyek tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp24,8 miliar dan kini tinggal menunggu tahapan lelang.

“Tim dari Balai Jalan turun untuk memastikan finalisasi pekerjaan Jalan Abadi Jaya–Pajala. Total anggarannya mencapai Rp24,8 miliar dan tinggal menunggu proses lelang,” ujarnya.

Darwin optimistis pekerjaan fisik dapat dimulai paling lambat Agustus 2026. Ruas jalan sepanjang 4,85 kilometer dengan lebar 6,5 meter itu akan menggunakan lapisan Asphalt Concrete Wearing Course(AC-WC) yang dinilai memiliki kualitas dan daya tahan lebih baik.

Menurutnya, spesifikasi jalan tersebut sama dengan proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Guali–Bandara Sugimanuru sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Ia menjelaskan, pembangunan Jalan Abadi Jaya–Pajala merupakan aspirasi masyarakat yang telah diusulkan sejak tahun lalu. Ruas tersebut menjadi prioritas karena mendukung akses menuju kawasan pariwisata, perikanan tangkap, dan sentra pertanian.

Selain itu, pembangunan Jalan Mamuntu yang menjadi akses kawasan transmigrasi juga segera direalisasikan. Proyek senilai Rp4,7 miliar itu saat ini telah memasuki proses lelang di Kementerian Transmigrasi.

“Insyaallah paling lambat Agustus sudah mulai dikerjakan,” katanya.

Sementara itu, dua ruas lainnya, yakni Jalan Kasimpa Jaya–Baraka dan Jalan Desa Wuna–Lombu Jaya, masih menunggu dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Program Inpres Jalan Daerah.

“Dua ruas jalan ini sudah kami usulkan dan saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Darwin.

Dua Ruas Jalan APBD Mulai Dikerjakan

Selain proyek yang didanai pemerintah pusat, Pemkab Muna Barat juga mulai merealisasikan pembangunan dua ruas jalan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pada Selasa, 30 Juni 2026, Bupati Darwin meninjau langsung pelaksanaan Mutual Check Nol (MC-0) bersama penyedia jasa sebagai tahapan awal sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Dua ruas yang akan dibangun yakni Jalan Suka Damai–Labokolo sepanjang 1,5 kilometer dengan anggaran Rp2,3 miliar serta Jalan Kambara–Sidomakmur sepanjang 2,5 kilometer dengan nilai proyek Rp2,4 miliar.

“Kedua proyek saat ini sedang dalam proses mobilisasi peralatan. Kemungkinan pekan depan pekerjaan fisik sudah dimulai,” ujarnya.

Darwin memastikan kedua ruas jalan tersebut juga menggunakan lapisan AC-WC agar memiliki kualitas lebih baik dan usia layanan yang lebih panjang.

“Saya ingin jalan yang dibangun bisa dimanfaatkan hingga 10 tahun. Karena itu, jalan-jalan utama di Muna Barat akan menggunakan spesifikasi AC-WC,” katanya.

Ia menargetkan seluruh pekerjaan pada dua ruas jalan tersebut dapat rampung pada awal Oktober 2026.

Darwin menegaskan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program prioritas pemerintahannya bersama Wakil Bupati Ali Basa. Menurutnya, ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah akan terus diprioritaskan dalam program pembangunan.

“Baru 17 bulan kami memimpin, tetapi progres pembangunan infrastruktur jalan sudah mulai terlihat. Ke depan akan terus kami maksimalkan agar di akhir masa jabatan tidak ada lagi jalan rusak di Muna Barat,” tegasnya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Percepatan Pembangunan IPIP, Petani dan Nelayan di Koloka Keluhkan Dampak Lingkungan dan Mata Pencaharian

3 Juli 2026 - 09:14 WITA

Rumah Warga di Kolaka Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

2 Juli 2026 - 17:57 WITA

Kebocoran Gas Saat Memasak Diduga Picu Kebakaran Toko Roti di Kendari, Dapur Hangus

2 Juli 2026 - 13:06 WITA

Direktur RSJPDO Oputa Yi Koo Benarkan Tunggakan Alkes, Tunggu Hasil Reviu Inspektorat

1 Juli 2026 - 12:54 WITA

AKBP Rico Fernanda Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat di Polres Konawe Utara

1 Juli 2026 - 08:25 WITA

RS Jantung Oputa Yi Koo Diduga Menunggak Pembayaran Alkes

30 Juni 2026 - 21:47 WITA

Trending di Daerah