Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 10 Jun 2024 23:29 WITA ·

Tumpahan Ore Nikel Cemari Perairan Pulau Wisata Lebengki


 Tumpahan Ore Nikel Cemari Perairan Pulau Wisata Lebengki Perbesar

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Sebuah kapal tongkang bermuatan ore nikel nyaris terbalik di Perairan Labengki, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin, 16 Juni 2024.

Dalam video berdurasi 38 detik yang diterima awak media ini, nampak kapal tersebut sudah dalam posisi miring, dan ore nikel tumpah ruah ke laut. Akibatnya, tumpahan ore nikel tersebut mencemari perairan Pulau Wisata Lebengki.

Kepala Seksi (Kasi) Kesyabandaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe Konut, Capt Sorindra mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima, kapal tongkang TB ITS Ruby dan Tugbot BG Marine Power 3009 milik PT Marindo Jaya Sejahtera (MJS) tersebut berasal dari salah satu perusahaan tambang nikel di Konawe Selatan (Konsel).

Dimana, tujuan kapal tongkang tersebut, bertolak membawa ore nikel ke salah satu Jetty di Kelurahan Kolonodale, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Informasi yang saya peroleh dari staf UPP Lapuko kapalnya karam, makanya kapal itu berlabuh di Perairan Lasolo, belum diketahui pasti penyebab kapal tongkang itu karam, dan nyaris terbalik,” kata dia saat dikonfirmasi awak media ini.

Perihal pencemaran laut yang diakibatkan kapal tongkang tersebut, kata Sorindra pihaknya tidak tahu menahu, meski lokasi kejadiannya masuk diwilayah kerja KUPP Molawe. Sebab, kapal yang memuat ore nikel berasal dari Konsel, dan bukan gawean KUPP Molawe untuk melakukan pemeriksaan.

“Teknisnya bukan di kami (KUPP Molawe), itu berada di wilayah kerja UPP Lapuko Konsel untuk memeriksa,” jelasnya.

Sementara Kepala Kantor UPP Lapuko, Lanto yang dikonfirmasi belum mengetahui atau mendapatkan informasi terkait tragedi kapal tongkang nyaris terbalik.

“Baik Terimakasih Infonya,” singkat dia.

Hingga berita ini diturunkan, awak media ini belum mendapat konfirmasi dari pihak PT MJS mengenai tumpahan ore nikel di Perairan Lasolo, dengan alasan keterbatasan akses.(hus)

Artikel ini telah dibaca 434 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sinergi Bank Sultra–Pemkot Kendari, Dorong Sistem Keuangan Daerah Berbasis Digital

2 April 2026 - 17:39 WITA

Kinerja Pemda Bombana Dinilai Belum Optimal, Dewan Soroti Beberapa Masalah

1 April 2026 - 22:15 WITA

Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga BTN Zavier Kendari Minta Pemkot Bertindak

31 Maret 2026 - 20:05 WITA

Program Rumpon PT GKP Buka Jalan Perikanan Terencana di Wawonii Konkep 

31 Maret 2026 - 19:54 WITA

Daftar Kuota Tambang 2026 di Sultra Resmi Dirilis, Ini Rinciannya

31 Maret 2026 - 11:40 WITA

Kecelakaan Tunggal di Pomalaa Kolaka, Penumpang Motor Tewas Usai Terbentur Trotoar

30 Maret 2026 - 09:11 WITA

Trending di Daerah