Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 22 Okt 2026 18:03 WITA ·

70 Jeriken Pertalite Diamankan di Pelabuhan Kendari-Wawonii, Kapten KM Ikhsan 01 Dibawa ke Polresta


 Personel Tindak Pidana Tertentu Sat Reskrim Polresta Kendari mengamankan sekitar 70 jeriken berisi BBM Subsidi jenis pertalite di Pelabuhan Wawonii-Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Personel Tindak Pidana Tertentu Sat Reskrim Polresta Kendari mengamankan sekitar 70 jeriken berisi BBM Subsidi jenis pertalite di Pelabuhan Wawonii-Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Sekitar 70 jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite diduga akan diangkut menggunakan KM Ikhsan 01 di Pelabuhan Ferry Kendari-Wawonii, Jalan Pembangunan, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam pengamanan tersebut, personel Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Kendari turut membawa kapten kapal untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan jeriken BBM itu diamankan sekitar pukul 08.00 Wita. Selanjutnya, barang tersebut diangkut menggunakan mobil pikap berwarna hitam dengan nomor polisi DT 8302 BD.

Pengamanan tersebut berdampak pada jadwal pelayaran KM Ikhsan 01 menuju Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Kapal yang dijadwalkan berangkat pukul 10.00 Wita itu belum bertolak, sehingga sejumlah penumpang terpaksa menunggu di pelabuhan.

“Sekitar 70 jeriken dibawa pakai mobil pikap, sama kapten kapal juga dibawa. Harusnya berangkat dari jam 10 tadi,” kata seorang warga yang ditemui di lokasi.

Selain proses pengamanan BBM, insiden tersebut juga diduga diwarnai keributan antara petugas pelabuhan dan personel Tipidter Polresta Kendari.

Menurut keterangan warga tersebut, keributan bermula ketika aktivitas pengamanan direkam oleh petugas pelabuhan. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling dorong di antara pihak yang terlibat.

“Sempat ribut, baku dorong-dorong, hampir baku pukul gara-gara divideo sama petugas pelabuhan,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Safi’i Nafsikin, mengaku belum mengetahui secara pasti peristiwa tersebut. Ia menyatakan akan mengecek informasi itu kepada anggotanya di lapangan.

“Kami cek dulu ke anggota, mohon waktunya,” kata Safi’i.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, belum merespons upaya konfirmasi awak media.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai asal-usul BBM, tujuan pengangkutan, dugaan pelanggaran yang sedang ditelusuri, maupun status hukum kapten KM Ikhsan 01.

Polisi juga belum memberikan penjelasan mengenai dugaan keributan antara personel kepolisian dan petugas pelabuhan saat proses pengamanan berlangsung. (red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Satu Saksi Lagi Diperiksa, Janji Penetapan Tersangka Korupsi PPG UHO Rp14,9 Miliar Sejak Agustus Belum Terealisasi

22 Oktober 2026 - 16:28 WITA

BEM FH UHO Desak Polres Muna Tindak Lanjut Dugaan Penyalahgunaan BBM di SPBU PT Silfianda Energy

22 Oktober 2026 - 15:28 WITA

Bawa Kabur Anak di Bawa Umur ke Morowali Utara, Pria di Kolut Ditangkap Polisi

21 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Bobroknya Pengawasan BBM di Muna, SPBU PT Silfianda Energy di Jalan Abdul Kudus Berulang Kali Disorot!

21 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Kasus Korupsi Makan Minum Pemprov Sultra, Mantan Sekda Nur Endang Abbas Diperiksa Kejati

20 Oktober 2026 - 20:40 WITA

BREAKING: Mantan Kabiro Umum Pemprov Sultra Jadi Tersangka Korupsi Mamin, Susul Asrun Lio

20 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Trending di Hukrim