KONAWE – Seorang warga Desa Tondowatu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Bisran (42), ditemukan meninggal dunia di kawasan perusahaan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Jumat, 20 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 Wita.
Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Abdul Gafur, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik bertegangan tinggi.
“Saat ditemukan, kondisi tubuh korban telah mengalami pembengkakan dan menghitam,” ujar Andi Abdul Gafur saat dikonfirmasi, Sabtu 21 Maret 2026.
Di sekitar lokasi kejadian, polisi juga menemukan potongan kabel serta gunting yang masih menempel pada bentangan kabel.
Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kembali, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bondoala pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
Menindaklanjuti laporan itu, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 Wita, personel Polsek Bondoala yang dipimpin Aipda Febriyansah bersama keluarga dan kerabat korban melakukan pencarian di area PT OSS, setelah sebelumnya mendapatkan izin dari pihak keamanan perusahaan.
Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah titik di area perusahaan, terutama di sekitar penampungan limbah.
“Sekitar pukul 10.00 Wita, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam area perusahaan tersebut,” kata Iptu Andi Abdul Gafur.
Jenazah kemudian dievakuasi oleh pihak keluarga dan kerabat dengan cara ditandu menuju rumah duka, mengingat jarak lokasi penemuan tidak jauh dari tempat tinggal korban.
Aparat kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta membuat surat pengantar visum et repertum (VER).
Pihak keluarga juga telah menyampaikan penolakan untuk dilakukan autopsi. Keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area berbahaya tanpa izin, serta menghindari aktivitas yang berisiko terhadap keselamatan, terutama di lokasi yang memiliki instalasi listrik bertegangan tinggi. (lin)















