Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 21 Mar 2026 23:59 WITA ·

Tragis, Warga Konawe Tewas Diduga Tersengat Listrik di Area PT OSS


 Warga Konawe ditemukan tergeletak tak bernyawa di kawasan PT OSS. Foto: Istimewa Perbesar

Warga Konawe ditemukan tergeletak tak bernyawa di kawasan PT OSS. Foto: Istimewa

KONAWE – Seorang warga Desa Tondowatu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Bisran (42), ditemukan meninggal dunia di kawasan perusahaan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Jumat, 20 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 Wita.

Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Abdul Gafur, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik bertegangan tinggi.

“Saat ditemukan, kondisi tubuh korban telah mengalami pembengkakan dan menghitam,” ujar Andi Abdul Gafur saat dikonfirmasi, Sabtu 21 Maret 2026.

Di sekitar lokasi kejadian, polisi juga menemukan potongan kabel serta gunting yang masih menempel pada bentangan kabel.

Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kembali, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bondoala pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Menindaklanjuti laporan itu, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 Wita, personel Polsek Bondoala yang dipimpin Aipda Febriyansah bersama keluarga dan kerabat korban melakukan pencarian di area PT OSS, setelah sebelumnya mendapatkan izin dari pihak keamanan perusahaan.

Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah titik di area perusahaan, terutama di sekitar penampungan limbah.

“Sekitar pukul 10.00 Wita, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam area perusahaan tersebut,” kata Iptu Andi Abdul Gafur.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh pihak keluarga dan kerabat dengan cara ditandu menuju rumah duka, mengingat jarak lokasi penemuan tidak jauh dari tempat tinggal korban.

Aparat kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta membuat surat pengantar visum et repertum (VER).

Pihak keluarga juga telah menyampaikan penolakan untuk dilakukan autopsi. Keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area berbahaya tanpa izin, serta menghindari aktivitas yang berisiko terhadap keselamatan, terutama di lokasi yang memiliki instalasi listrik bertegangan tinggi. (lin)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Semarak Malam Takbiran di Kelurahan Sara’ea dengan 800 Lampu Minyak Tanah

20 Maret 2026 - 23:56 WITA

IMALAK Sultra Soroti Tiran Group, Proyek Smelter Gagal dan Ore Nikel Diduga Diangkut

20 Maret 2026 - 23:02 WITA

Diduga Hauling Ilegal Bebas Melintas di Kota Kendari, Kinerja Kadishub Dipertanyakan!

20 Maret 2026 - 22:08 WITA

Disnakertrans Sultra Panggil Petinggi PT Hillcon, Tindak Lanjuti Keluhan Pekerja

20 Maret 2026 - 21:51 WITA

Karyawan PT Hillcon Jaya Sakti Menjerit, Gaji dan THR Tak Kunjung Dibayar

20 Maret 2026 - 21:29 WITA

Kerap Buat Ulah, PKC PMII Sultra Desak Gubernur Copot Kadispar Sultra

20 Maret 2026 - 20:45 WITA

Trending di Daerah