Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 20 Mar 2026 23:56 WITA ·

Semarak Malam Takbiran di Kelurahan Sara’ea dengan 800 Lampu Minyak Tanah

 
Suasana malam takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau 2026 M di Kelurahan Sara'ea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa
Perbesar

Suasana malam takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau 2026 M di Kelurahan Sara'ea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa

BUTON UTARA – Malam takbiran di Kelurahan Sara’ea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, menjadi spektakuler dengan pemasangan 800 lampu minyak tanah atau obor di sepanjang Jalan Masjid At-Taufik menuju Benteng Keraton Kulisusu.

Kegiatan ini diprakarsai oleh tokoh masyarakat Mili dan dibantu oleh warga setempat, menciptakan suasana yang hangat dan meriah.

“Gotong royong adalah kunci suksesnya acara ini. Kami bersama warga lainnya bekerja secara gotong royong untuk menyelesaikan ratusan lampu tersebut,” ujar Mili, tokoh masyarakat Kelurahan Sara’ea.

Pendanaan kegiatan dilakukan secara swadaya, dengan biaya pembelian minyak tanah diperoleh dari sumbangan masyarakat yang melintas di lokasi, serta dukungan dari warga yang turut membantu baik secara materi maupun tenaga.

Pada sore hingga malam takbiran, lampu-lampu mulai dipasang secara berjejer di sepanjang jalan, lalu dinyalakan secara bertahap menjelang pelaksanaan takbiran.

Cahaya lampu minyak yang menyala menciptakan suasana hangat, indah, dan menambah semarak gema takbir di lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah, malam takbiran ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat dalam melestarikan tradisi menyambut Hari Raya Idul Fitri”, tambah Mili.

Dengan demikian, Malam Takbiran di Buton Utara menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat bersatu dan bekerja sama untuk menciptakan suasana yang meriah dan berkesan.(red)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Rumah Warga di Kolaka Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

2 Juli 2026 - 17:57 WITA

Kebocoran Gas Saat Memasak Diduga Picu Kebakaran Toko Roti di Kendari, Dapur Hangus

2 Juli 2026 - 13:06 WITA

Direktur RSJPDO Oputa Yi Koo Benarkan Tunggakan Alkes, Tunggu Hasil Reviu Inspektorat

1 Juli 2026 - 12:54 WITA

AKBP Rico Fernanda Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat di Polres Konawe Utara

1 Juli 2026 - 08:25 WITA

RS Jantung Oputa Yi Koo Diduga Menunggak Pembayaran Alkes

30 Juni 2026 - 21:47 WITA

Turnamen Tenis Kapolres Konut Cup 2026 Rampung, Pasangan Sahirman-Erick Juara I

30 Juni 2026 - 20:45 WITA

Trending di Daerah