Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 11 Mar 2024 23:09 WITA ·

Tokoh Masyarakat Muna Ziarah ke Makam Ulama di Konawe


 Persatuan Masyarakat Muna Indonesia (PMMI) melakukan kunjungan dan ziarah ke Makam ulama La Ode Teke bin La Ode Husaeni di Desa Polua Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa Perbesar

Persatuan Masyarakat Muna Indonesia (PMMI) melakukan kunjungan dan ziarah ke Makam ulama La Ode Teke bin La Ode Husaeni di Desa Polua Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat Muna di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Muna Indonesia (PMMI) melakukan kunjungan dan ziarah ke Makam ulama La Ode Teke bin La Ode Husaeni di Desa Polua Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe, Senin, 11 Maret 2024.

Ketua PMMI, La Ode Riago mengatakan, kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan PMMI ke sejumlah makam pemimpin-pemimpin di Sultra. Kunjungan di awali dari makam raja Muna Pertama Kerajaan Muna, La Eli (Bheteno Netombula), kemudian Raja Muna La Ode Ngkadiri (Sangia Kaindea).

Ziarah dilanjutkan ke makam Raja Muna La Ode Husaeni (Omputo Sangia). PMMI juga melakukan ziarah Keraton Buton tepatnya ke Makam Sultan Murhum/Lakilaponto/Haluoleo dan Makam Raja Konawe, Lakidende (Sangia Ngginoburu) di Unaaha, Kabupaten Konawe.

“Kali ini kita lanjutkan melakukan kunjungan ke Makam La Ode Teke yang juga leluhur kita dan salah satu tokoh besar yang ada di Tanah Tolaki ini,” Ungkap La Ode Riago.

Pengusaha di bidang pertambangan ini menegaskan, kunjungan yang dilakukan PMMI semata-mata kunjungan dan nafak tilas terhadap tokoh-tokoh besar di Zamannya bukan tujuan politik. Harapannya generasi yang sekarang dapat melanjutkan apa yang dibangun dan dilakukan oleh para leluhur.

PMMI sendiri, katanya, adalah salah satu forum masyarakat Muna yang baru dibentuk di Kota Kendari. PMMI ini mempunyai filosofi “Kaseiseha” yang miliki arti persatuan dengan mewujudkan “Seise, Sepughu, Semei” (satu, sepohon, seorang).

“Artinya kita orang muna membangkitakan semangat baru kita orang muna di nusantara ini satu, terutama di perantauan baik itu dalam negeri maupun luar negeri,” ucapnya.(rok)

Artikel ini telah dibaca 330 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sejumlah Lapak di Pasar Sentral Bombana Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

13 Oktober 2026 - 15:07 WITA

Diduga Langgar Kepmen ESDM 365/2023, PT Cinta Jaya Diprotes Putra Daerah Mandiodo

12 Oktober 2026 - 12:53 WITA

Kades Watumbohoti Jelaskan Kondisi Bendungan dan Pipa Air Bersih di Wilayah IUP PT GAP

11 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Truk dan Avanza Tabrakan di Lapuko Konsel, Tiga Penumpang Luka-luka

10 Oktober 2026 - 21:23 WITA

KSOP Kendari Desak Pelindo Segera Bersihkan Debu di Pelabuhan Nusantara

7 Oktober 2026 - 20:43 WITA

Kadin Kendari Tegaskan Kasus Dugaan Penipuan Ketua Bukan Urusan Lembaga, Melainkan Personal

7 Oktober 2026 - 19:52 WITA

Trending di Daerah