Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 30 Agu 2026 20:26 WITA ·

PAAP Teluk Kulisusu Lakukan Pengawasan Laut dengan Pendekatan Humanis


 PAAP Teluk Kulisusu melakukan kegiatan pengawasan wilayah perairan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Foto: Istimewa
Perbesar

PAAP Teluk Kulisusu melakukan kegiatan pengawasan wilayah perairan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Foto: Istimewa

BUTON UTARA – Kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) Teluk Kulisusu melakukan kegiatan pengawasan wilayah perairan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Menggunakan perahu, para anggota menyusuri Teluk Kulisusu untuk memastikan pemanfaatan sumber daya perikanan dilakukan secara berkelanjutan dan sesuai kesepakatan pengelolaan kawasan.

Ketua Kelompok PAAP Teluk Kulisusu, Ahmad Purkon, menyampaikan bahwa pengawasan tersebut tidak hanya sekadar patroli di laut.

Dalam kegiatan pengawasan, anggota PAAP mengamati kondisi perairan, aktivitas nelayan, jenis alat tangkap yang digunakan, serta hal-hal yang berpotensi mengganggu kelestarian sumber daya laut.

PAAP Teluk Kulisusu melakukan kegiatan pengawasan wilayah perairan

Informasi yang dikumpulkan dari lapangan ini selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi kelompok untuk memahami lokasi penangkapan, aktivitas alat tangkap, dan kondisi sumber daya perikanan di wilayah kelola.

“Pengawasan ini bertujuan memastikan aktivitas pemanfaatan sumber daya perikanan tetap dilakukan secara ramah lingkungan dan sesuai dengan kesepakatan pengelolaan kawasan,” jelas Ahmad Purkon.

Berbeda dengan pengawasan yang bersifat represif, anggota PAAP mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada masyarakat nelayan. Apabila ditemukan aktivitas yang perlu diperhatikan, anggota tidak langsung melakukan penindakan, melainkan melakukan komunikasi dan memberikan pemahaman.

“Pendekatan seperti ini penting agar pengawasan tidak dipandang sebagai tindakan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai upaya bersama menjaga laut sebagai sumber kehidupan masyarakat,” ujar Ahmad Purkon.

PAAP Teluk Kulisusu melakukan kegiatan pengawasan wilayah perairan

Bagi anggota PAAP, laut bukan hanya tempat mencari ikan, tetapi juga ruang kehidupan yang harus dijaga bersama. Pengawasan yang dilakukan merupakan bentuk tanggung jawab masyarakat pesisir terhadap keberlanjutan sumber daya perikanan.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga wilayah pesisirnya sendiri. Program penguatan pengawasan PAAP memang diarahkan untuk membangun divisi pengawasan berbasis masyarakat di kawasan PAAP.

Ahmad Purkon menambahkan, pengawasan Kelompok PAAP Teluk Kulisusu akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan di atas perahu. Ia merupakan bentuk kepedulian, kebersamaan, dan komitmen para nelayan untuk menjaga laut agar tetap memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat hari ini dan generasi mendatang.

“Dari Teluk Kulisusu, kami belajar bahwa menjaga laut tidak cukup hanya dengan aturan. Laut akan tetap lestari ketika masyarakat ikut mengawasi, peduli, dan bersama-sama menjaganya,” tutupnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PT EMS Bantah Tudingan Distribusi Solar Ilegal, Klaim Seluruh Izin Lengkap

11 September 2026 - 20:02 WITA

Dua Rumah di Muna Barat Terbakar, Terdengar Tiga Kali Ledakan dari Dapur

9 September 2026 - 12:02 WITA

Jatuh dari Pohon Enau Setinggi 8 Meter, Lansia di Barangka Mubar Tewas

7 September 2026 - 17:51 WITA

Sinergi PAAP dan Polairud Perkuat Pengawasan di Teluk Kulisusu 

6 September 2026 - 22:09 WITA

Toyota Yaris Tabrak Median Jalan di Konsel, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

6 September 2026 - 12:38 WITA

Lansia yang Hilang di Hutan Tongkuno Muna Ditemukan Selamat, Tersesat Selama 3 Hari

6 September 2026 - 01:43 WITA

Trending di Daerah