Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 10 Apr 2026 15:16 WITA ·

Tegur Soal Rambut, Mahasiswa UHO Jadi Korban Pengeroyokan dan Penikaman di Kampus


 Tangkapan layar rekaman CCTV saat seseorang mahasiswa UHO, Hafisun alias Pedro jadi korban pengeroyokan dan penikaman di area kampus. Foto: Istimewa Perbesar

Tangkapan layar rekaman CCTV saat seseorang mahasiswa UHO, Hafisun alias Pedro jadi korban pengeroyokan dan penikaman di area kampus. Foto: Istimewa

KENDARI – Seorang mahasiswa bernama Hafisun alias Pedro menjadi korban pengeroyokan yang disertai penikaman di area Kampus Universitas Haluoleo (UHO), Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin siang, 6 April 2026, sekitar pukul 13.15 Wita, di pelataran Fakultas Peternakan UHO dan terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman video yang beredar, korban yang mengenakan kaos putih terlihat sedang duduk di taman kampus bersama tiga pria. Namun, di tengah perbincangan, salah satu pelaku yang juga mengenakan kaos putih tiba-tiba melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah korban.

Korban sempat memberikan perlawanan. Namun, seorang pelaku lainnya yang mengenakan kaos hitam kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis badik dan menusuk korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan telah melaporkan insiden yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Kapolsek Poasia, AKP Ismunandar, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Masih dilakukan pencarian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 9 April 2026

Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah dua orang. Adapun motif pengeroyokan diduga dipicu oleh teguran korban terhadap pelaku.

“Korban menegur pelaku untuk cukur rambut, namun pelaku tidak terima,” jelas Ismunandar.

Hingga kini, identitas kedua pelaku masih belum diketahui. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 182 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bareskrim Sidak Lokasi Tambang PT WIN, Temukan Fakta Baru Terkait Lubang Viral

31 Mei 2026 - 13:15 WITA

Polda Sultra Hentikan Aktivitas Tambang PT BBDM di Kapuntori Buton

31 Mei 2026 - 13:08 WITA

Pria di Abuki Konawe Ditangkap, Polisi Sita 24 Sachet Diduga Sabu

31 Mei 2026 - 10:48 WITA

DPMD Muna Bakal Panggil Oknum Anggota BPD Banggai yang Rumahnya Diduga Kerap Jadi Lokasi Judi

30 Mei 2026 - 10:12 WITA

Pria di Kolaka Ditangkap, Simpan 260 Gram Sabu dalam Tas Ransel

29 Mei 2026 - 17:22 WITA

Kuasa Hukum Nilai Ketua PN Unaaha Langgar UU MA karena Tunda Eksekusi Lahan PT OSS

29 Mei 2026 - 16:52 WITA

Trending di Hukrim