Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 30 Jun 2026 21:47 WITA ·

RS Jantung Oputa Yi Koo Diduga Menunggak Pembayaran Alkes


 Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo Perbesar

Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo

KENDARI – Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo diduga menunggak pembayaran satu unit alat kesehatan kepada pemasok. Tunggakan tersebut telah berjalan hampir satu tahun sejak alat diserahkan pada September 2025.

PT Sentral Berdikari Medika (SBM), perusahaan alat kesehatan yang berkantor pusat di Kota Tangerang, menjadi pihak yang mengajukan tagihan.

Staf PT SBM, Ahmad Sadikin, mengatakan pihaknya menyerahkan satu unit EVD System senilai Rp20 juta kepada RS Jantung Oputa Yi Koo untuk kebutuhan pelayanan pasien.

“September 2025 alat sudah diberikan kepada pihak rumah sakit. Sampai hari ini hampir satu tahun tagihan belum dibayarkan oleh pihak RS kepada penyedia,” ungkap Ahmad Sadikin.

Ia menambahkan, PT SBM sempat meminta penarikan alat karena tunggakan. Namun pihak rumah sakit mengaku alat tersebut sudah terpakai.

“Kami sudah minta penarikan, tapi barangnya sudah dipakai. Upaya penarikan itu juga agar jika RS kesulitan keuangan, barangnya bisa dikembalikan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, PT SBM berencana melayangkan somasi kepada pihak RS Jantung Oputa Yi Koo.

“Jika dalam waktu yang ditentukan tunggakan belum dibayarkan, baru kami menempuh jalur hukum,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, Direktur RS Jantung Oputa Yi Koo, Agus Purwo Hidayat, belum memberikan klarifikasi. Pesan konfirmasi dari media belum direspons.(red)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Cemburu Soal Pekerjaan Istri, Pria di Buteng Ditemukan Tewas Gantung Diri

23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Nelayan 62 Tahun Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Kabaena Bombana

23 Agustus 2026 - 10:55 WITA

Hilang Kendali di Tikungan, Mobil Minibus Terjun ke Sungai dan Empat Penumpang Luka-luka

22 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka Rp64 Miliar Dikawal Polda dan Kejati Sultra

21 Agustus 2026 - 20:53 WITA

Progres Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka Dipantau Langsung Kemenhub

21 Agustus 2026 - 14:37 WITA

Lanud Halu Oleo Gelar Syukuran dan Liwetan Peringati HUT ke-81 RI

21 Agustus 2026 - 12:57 WITA

Trending di Daerah