KOLAKA TIMUR – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kolaka Raya menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Wisata Poni Poniki, Rabu, 22 April 2026. Rakercab digelar untuk merumuskan kebijakan, menata administrasi, dan menetapkan program kerja tahunan organisasi.
Ketua JMSI Kolaka Raya Andri Ovianto dalam sambutannya menegaskan Rakercab bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, forum ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi capaian sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi satu periode ke depan.
“Tahun ini kita mengangkat tema ‘Sinergi dan Inovasi untuk Organisasi yang Berkualitas’. Tema ini mengingatkan bahwa di era penuh tantangan, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” ujar Andri.
Ia menekankan pentingnya soliditas, kekompakan, dan gagasan kreatif agar organisasi berdampak nyata. Andri juga berpesan agar program kerja yang disusun rasional, terukur, dan benar-benar dibutuhkan.
“Saya mohon, setelah rapat ini ego sektoral dihilangkan. Kita satu tim, satu keluarga besar,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Tenggara Adhi Yaksa Pratama (AYP) mengapresiasi pelaksanaan Rakercab JMSI Kolaka Raya. Ia menyebut Rakercab merupakan kewajiban organisasi sesuai amanat AD/ART untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif dan profesional.
AYP meminta program kerja dirancang jelas, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Program jangka pendek, kata dia, dapat difokuskan pada peningkatan kapasitas anggota. Misalnya, pelatihan manajemen perusahaan media, pelaporan keuangan, hingga pelatihan perpajakan lewat kerja sama dengan instansi terkait.
“Target kita ke depan, untuk JMSI Kolaka Raya satu perusahaan media bisa terverifikasi Dewan Pers,” ujar AYP.
Mengakhiri sambutannya, AYP menekankan agar pengurus JMSI Kolaka Raya tetap solid, memperkuat organisasi, serta selalu berkoordinasi dengan Pengda JMSI Sultra.
Dari hasil Rakercab, ditetapkan beberapa program prioritas. Untuk jangka pendek, JMSI Kolaka Raya akan melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan program “JMSI Menyapa”. Adapun program jangka panjang difokuskan pada upaya mewujudkan satu perusahaan media anggota yang terverifikasi Dewan Pers.(red)
















