KENDARI – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Kendari menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Kubah Kendari, Rabu, 15 Juli 2026. Muscab ini juga dilaksanakan serentak di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sultra, Rachmawati Badallah, mengatakan Muscab hari ini tidak hanya digelar di Kota Kendari. Kabupaten lain yang juga melaksanakan Muscab di hari yang sama yaitu Wakatobi, Muna, Buton Utara, dan Konawe Kepulauan.
“Muscab merupakan amanah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Penekanan kita bagaimana menghasilkan produk kepengurusan yang baik dan kapabel,” ujar Rachmawati di sela kegiatan, Rabu 15 Juli 2026.

Pengurus DPC PPP Kota Kendari bersama Ketua DPW. Foto: Istimewa
Ia berharap ketua terpilih nantinya tidak hanya memiliki kapasitas, tetapi juga mampu bekerja secara maksimal. Menurutnya, pengurus di tingkat DPC saat ini didominasi kader muda yang energik.
“Rata-rata di DPC ini masih muda-muda semua, masih energik, sehingga bisa bekerja lebih baik dan maksimal dan bisa menambah suara PPP ke depan,” katanya.
Target Tambah Kursi di DPRD dan DPR RI
Rachmawati menegaskan PPP menargetkan peningkatan perolehan kursi pada pemilu mendatang, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Kami optimis ke depan harus ada penambahan perolehan kursi legislatif. Untuk provinsi targetnya dari 3 kursi menjadi 5 kursi. Untuk kabupaten/kota minimal menambah masing-masing satu kursi. Bagi kabupaten yang belum memiliki kursi, kita targetkan agar bisa memiliki satu kursi. Agar kita bisa mengembalikan kejayaan PPP,” jelasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Sultra, Rachmawati Badallah saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Muscab. Foto: Penafaktual.com
Selain itu, PPP Sultra juga menargetkan satu kursi di DPR RI atau Senayan.
“Kami berharap PPP bisa kembali ke Senayan. Minimal Sulawesi Tenggara ini bisa menyumbangkan suara untuk mencukupkan PPP bisa kembali ke Senayan. Target kita menambah suara sebesar-besarnya untuk ke Senayan,” ucapnya.
Saat ini PPP memiliki 11 kursi DPRD di 6 kabupaten/kota di Sultra. Masih ada 11 kabupaten/kota lain yang belum memiliki keterwakilan di DPRD.
Muscab sebagai Momentum Konsolidasi
Sementara itu, Plt Ketua DPC PPP Kota Kendari, La Ode Muh Al Fajir, mengatakan dirinya menjabat sebagai pelaksana tugas selama 3 bulan sebelum pelaksanaan Muscab.
Selama masa itu, pihaknya telah melakukan koordinasi administrasi partai dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi dilakukan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), hingga Sekretariat DPRD Kota Kendari.
“Ini momentum untuk menjalankan tugas dan fungsi. Muscab tidak formalitas tetapi konsolidasi dan kebersamaan sehingga PPP bisa berjaya,” ujar La Ode Muh Al Fajir.
Ia mencontohkan kejayaan PPP pada 2004 lalu. Melalui Muscab ini, ia berharap pemimpin terpilih dapat berupaya merebut kembali kejayaan partai berlambang ka’bah tersebut.
“Melalui Muscab pemimpin terpilih akan berupaya merebut kembali kejayaan PPP,” tutupnya.(red)
















