Menu

Mode Gelap
Eks Presiden BEM UHO Minta Pj Gubernur Selesaikan Polemik Pengalihan Rute Kapal di Perairan Cempedak Jalur Kapal Cepat Kendari-Raha Dikembalikan ke Rute Awal Polisi Tangkap 10 Ton Solar Ilegal Milik Kepala Desa Tak Buka Pendaftaran, PPP Fokus Dorong ASR di Pilgub Sultra Benteng Kotano Wuna Sabet Rekor MURI Sebagai Benteng Terluas di Dunia

Hukrim · 24 Mar 2023 17:56 WITA ·

Polres Morowali Amankan 500 Tabung LPG 3 Kg yang Diselundupkan dari Kendari


 Truck 6 roda diamankan Polres Morowali usai kedapatan memuat tabung LPG 3 kg selundupan dari Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Truck 6 roda diamankan Polres Morowali usai kedapatan memuat tabung LPG 3 kg selundupan dari Kendari. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, MOROWALI – Polres Morowali baru-baru ini berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan LPG 3kg bersubsidi yang diselundupkan dari Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menuju Morowali Provinsi Sulawesi Tengah (Sultra) untuk dijual.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, tim Reserse gabungan Polres Morowali melakukan penangkapan di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Selasa, 21 Maret 2023.

“Asal tabung ini dari Provinsi tetangga Sultra, menggunakan truck 6 roda, kemudian di ecer di Bahodopi. Ada dugaan juga jika transaksi LPG ini ilegal,” ungkap Kasat Reskrim Polres Morowali Iptu Dicky Armana.

Mantan Kasat Reskrim Polres Banggai itu mengungkapkan bahwa penindakan dilakukan agar menjaga harga tabung di bulan ramadan hingga lebaran terus stabil dan stok tabung tetap normal.

Olehnya itu, pihaknya dengan tegas melakukan penindakan terhadap oknum yang berani main-main soal tabung LPG 3 kg

“Saat ini masi melakukan pengembangan, detailnya nanti akan sampaikan pada saat press release dengan mengundang teman-teman media”, kata Iptu Dicky Armana.

Editor: Tim Redaksi

Artikel ini telah dibaca 250 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polemik Tumpahan Ore Nikel di Perairan Labengki Diadukan ke Polda Sultra

14 Juni 2024 - 22:06 WITA

Forgema Minta Polda Sultra Periksa UKPBJ Bombana

14 Juni 2024 - 21:46 WITA

Polresta Kendari Musnahkan Dua Ton Miras Tradisional

14 Juni 2024 - 14:43 WITA

PT Tiran Didemo, Gegara Dugaan Smelter Fiktif

12 Juni 2024 - 23:14 WITA

Diduga Beli Ore Ilegal, PT Indonusa Diadukan ke KLHK dan Dirjen Pajak

12 Juni 2024 - 23:00 WITA

Pertahankan Tanahnya, Tujuh Warga Landipo Ajukan PK di PTUN

9 Juni 2024 - 16:22 WITA

Trending di Hukrim