Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 4 Feb 2026 20:32 WITA ·

Peringatan untuk Sopir Truck Kontainer: STID Ekspayer, Tidak Boleh Masuk Pelabuhan!


 Pengujian kelaikan truck kontainer. Foto: Penafaktual.com
Perbesar

Pengujian kelaikan truck kontainer. Foto: Penafaktual.com

KENDARI – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari melakukan uji kelaikan truck kontainer yang beroperasi di pelabuhan Pelindo Bungkutoko, Rabu, 4 Februari 2026.

Uji kelaikan ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali Single Truck Identification Data (STID) dan memastikan armada kontainer memenuhi standar kelayakan teknis, keamanan, dan keselamatan.

Kepala BPTD Kelas II Sultra, Husni Mubarak, mengatakan uji kelaikan ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menyelaraskan standar kendaraan angkutan barang khusus atau kontainer agar tidak berbahaya di kawasan Pelindo.

“Tujuannya untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan serta mengidentifikasi truck-truck atau kontainer yang ada di pelabuhan,” katanya.

Uji kelaikan ini dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kota Kendari, Kepala Bapenda Kota Kendari, Jasa Raharja, Wadirlantas Polda Sultra, Sat Lantas Polresta Kendari, dan sejumlah perusahaan angkutan di Kota Kendari.

“Untuk mendapatkan STID, semua aturan kendaraan dan pengendara harus memenuhi syarat, termasuk pemeriksaan laik jalan,” tambah Husni.

Langkah ini merupakan awal menuju zero ODOL (Over Dimension, Over Loading) di Kota Kendari pada tahun 2027 mendatang. Semua kendaraan yang beroperasi di kawasan pelabuhan Pelindo harus memenuhi syarat yang dipersyaratkan.

Kepala KSOP Kelas II Kendari, Capt Raman, mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 170 truck kontainer di Pelindo perlu memperbarui Single Truck Identification Data (STID) yang sudah dilaksanakan beberapa tahun lalu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua kendaraan yang beroperasi di pelabuhan memenuhi standar keamanan dan keselamatan.

“Alhamdulillah, BPTD sudah membawa Unit Laik Fungsi Kendaraan untuk melakukan pemeriksaan, dan tadi ada dua unit kendaraan yang diperiksa,” kata Capt Raman.

Capt Raman menegaskan bahwa kendaraan yang tidak memenuhi syarat atau STIDnya telah ekspyer atau kadaluarsa tidak akan bisa masuk mengambil barang di pelabuhan Pelindo.

“Karena semuanya nanti lewat Get dan di getnya itu sudah ada persyaratan bahwa yang ekspayer STIDnya tidak bisa masuk”, tegasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Check Dam Tambang UBPN Kolaka

20 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Diungkap Warga, Oknum Anggota DPRD Konsel Ternyata Pernah Bisniskan Alat Berat di PT GAP

17 Oktober 2026 - 11:43 WITA

Kecelakaan Maut di Moramo Konsel, Petani Asal Kolono Tewas Terlindas Truk

17 Oktober 2026 - 10:43 WITA

Truk Tangki Solar Kecelakaan di Bombana, Pengemudi Diduga Meninggal Dunia

15 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Buntut Pengusiran Staf, Jopang Bongkar Borok FISIP UHO: Dekan Diduga Sunat Dana Penelitian

15 Oktober 2026 - 06:06 WITA

Dari Molawe ke Bungku, Capt Sorindra Dipercaya Pimpin KUPP Kelas III Bungku

15 Oktober 2026 - 05:33 WITA

Trending di Daerah