Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 9 Mei 2026 19:59 WITA ·

Pemuda Tani Sultra Desak APH: Tangkap Mafia Solar yang Cekik Petani!


 Ketua DPD PTI Sultra, Muhammad Miradz. Foto: Istimewa Perbesar

Ketua DPD PTI Sultra, Muhammad Miradz. Foto: Istimewa

KENDARI – DPD Pemuda Tani Indonesia Sulawesi Tenggara mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas memberantas mafia BBM subsidi jenis solar. Praktik penyalahgunaan itu dinilai merugikan petani dan menggerogoti uang negara.

Ketua DPD PTI Sultra, Muhammad Miradz, menegaskan pemerintah pusat tengah berupaya keras menjaga stabilitas distribusi dan harga BBM subsidi untuk rakyat kecil. Namun di lapangan, penyaluran solar di sejumlah SPBU diduga masih menyimpang dari aturan.

“Petani justru dipersulit membeli BBM subsidi di SPBU untuk kebutuhan pertanian mereka,” tegas Miradz, Sabtu, 9 Mei 2026.

Petani Menjerit, Oknum Jual Jeriken 

Miradz mengungkapkan banyak petani kesulitan mendapat solar untuk mengoperasikan alat pertanian dan mesin panen. Keluhan muncul saat musim tanam hingga panen di berbagai daerah Sulawesi Tenggara.

Ironisnya, di sisi lain masih marak oknum yang menjual solar subsidi menggunakan jeriken dengan harga jauh di atas HET.

Ancam Swasembada Pangan 

PTI Sultra menilai kondisi itu langsung menghambat program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Penyalahgunaan BBM subsidi berpotensi menekan produktivitas petani dan mengancam ketahanan pangan daerah.

“Percuma pemerintah pusat capek tambal anggaran buat mensubsidi kalau di daerah disalahgunakan oleh oknum mafia di SPBU atau Pertamina di daerah,” pungkas Miradz.

Ultimatum ke APH: Awasi Ketat, Tindak Tegas

Miradz meminta aparat penegak hukum segera menertibkan dugaan mafia BBM subsidi di wilayah Sultra. Ia mendesak pengawasan ketat agar distribusi solar subsidi tepat sasaran ke masyarakat yang berhak.

PTI Sultra menegaskan tidak akan tinggal diam. Jika penanganan di daerah mandek, Miradz akan meneruskan persoalan ini langsung ke Kapolri.

Ia mengaku memiliki akses komunikasi langsung dengan Kapolri melalui jaringan organisasi nasional yang diikutinya.(red)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

HUT ke-195 Kota Kendari Diwarnai Banjir, Sejumlah Rumah Warga Terendam

9 Mei 2026 - 21:33 WITA

Sakit Perut hingga Muntah-muntah, 11 Siswa SD di Kolaka Tumbang Usai Makan Program MBG

9 Mei 2026 - 20:33 WITA

Hilang Kendali di Jalan Menikung, Pemotor Tabrak Mobil di Kendari

9 Mei 2026 - 14:35 WITA

Sempat Hilang Dua Hari, Warga Kolut Ditemukan Lemas di Area Perkebunan

9 Mei 2026 - 12:09 WITA

Pergi Buat Gula di Kebun, Warga Kolaka Utara Dilaporkan Hilang

8 Mei 2026 - 13:35 WITA

Diduga Tak Kantongi Izin, Pabrik AMP di Muna Barat Ditolak Warga

8 Mei 2026 - 11:56 WITA

Trending di Daerah