Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 15 Mei 2026 22:18 WITA ·

Pemerintah Konsel Tinjau Lokasi Tambang PT WIN, Pemilik Lahan Sebut Aktivitas Atas Permintaan Warga


 Rombongan Pemerintah Kabupaten Konsel meninjau lokasi tambang PT Win. Foto: Istimewa Perbesar

Rombongan Pemerintah Kabupaten Konsel meninjau lokasi tambang PT Win. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menurunkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meninjau lokasi tambang milik PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Rabu, 14 Mei 2026. Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan itu, tim DLH melakukan pengecekan langsung terhadap eks bukaan lahan serta berdialog dengan warga dan pemilik lahan yang terdampak. Kegiatan tersebut turut disaksikan masyarakat setempat.

Pada audiensi tersebut, pemilik lahan mengungkapkan bahwa aktivitas yang dilakukan PT WIN merupakan permintaan langsung dari warga. Sebelum dilakukan penanganan, kawasan itu berupa perbukitan yang kerap menyebabkan aliran lumpur masuk ke permukiman saat musim hujan.

“Sebelumnya perusahaan tidak mau, kami yang minta untuk dikerjakan karena saat musim huan air dari bukit langsung masuk ke rumah,” ujar salah satu pemilik lahan, Kaisar.

Saat dimintai tanggapan oleh pihak DLH terkait aktivitas perusahaan, Kaisar menegaskan dirinya tidak keberatan dengan kegiatan yang dilakukan PT WIN.

“Kami tidak keberatan, Pak,” katanya.

Sementara itu, Legal PT WIN, Alvian Pradana Liambo, membenarkan bahwa penanganan lokasi tersebut dilakukan atas permintaan masyarakat pemilik lahan.

“Memang benar warga yang meminta. Awalnya kami tidak mau, tetapi karena pemilik lahan meminta agar bukitnya ditangani dan dibuatkan tanggul di sekitar lokasi, akhirnya kami lakukan,” jelas Alvian.

Ia menegaskan, perusahaan tetap menjalankan aktivitas pertambangan dengan mengedepankan prinsip good mining practice serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

Menurutnya, PT WIN juga melibatkan masyarakat setempat dalam operasional perusahaan dan rutin menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“Program CSR selalu rutin kami lakukan kepada masyarakat,” pungkasnya. (red)

Artikel ini telah dibaca 345 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Lasusua Kolut, Satu Pengendara Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Polres Muna Ukir Prestasi Pengelolaan Anggaran, Sabet Tiga Penghargaan KPPN

14 Agustus 2026 - 15:39 WITA

Dinilai Cacat Prosedur, Warga Lasalepa Desak Batalkan Sertifikat Tanah Milik Pemda Muna

13 Agustus 2026 - 13:05 WITA

Aktivitas PT WIN Terhenti, Omzet Pedagang di Torobulu Anjlok dan Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan

12 Agustus 2026 - 23:17 WITA

Bawa Jenazah dari Kolaka, Ambulans Tabrak Avanza hingga Terperosok ke Jurang di Lambuya Konawe

12 Agustus 2026 - 15:34 WITA

Bupati Muna Barat Apresiasi Buku “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi”

11 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Trending di Daerah