Menu ✖

Mode Gelap

Hukrim · 3 Sep 2024 23:05 WITA · waktu baca 1 menit

Pelaku yang Pelintir Video PLT Bupati Muna Bakal Dipolisikan  


 Ketua AP2 Sultra Fardin Nage (kiri) bersama Ketua Dewan Pembina AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi saat menggelar konferensi pers. Foto: Istimewa Perbesar

Ketua AP2 Sultra Fardin Nage (kiri) bersama Ketua Dewan Pembina AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi saat menggelar konferensi pers. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Baru-baru ini, beredar potongan video sambutan Plt Bupati Muna, Bahrun Labuta di berbagai platform media sosial. Sontak, potongan video itu mendapatkan ragam respon netizen.

Menanggapi hal tersebut Ketua AP2 Sultra, Fardin Nage mengatakan pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait adanya oknum yang sengaja framing negatif potongan video tersebut.

“Kita akan ambil langkah hukum, soalnya videonya diposting tidak secara utuh, sehingga menimbulkan kegaduhan, dan merugikan kami selaku pemilik kegiatan,” katanya.”

Video sengaja dipotong tidak diupload secara utuh, ini bentuk kampanye hitam namanya,” tambahnya.Fardin Nage membeberkan bahwa video tersebut diambil saat kegiatan deklarasi Srikandi AP2 Sultra untuk Memenangkan Pasangan Cabup Bahrun-Asrafil (BAHTRA).

“Yang menyebut bahwa masyarakat Kabupaten Muna dianggap tidak mensyukuri nikmat Allah SWT dengan cara yang benar, kami merasa perlu untuk memberikan klarifikasi guna meluruskan pemahaman yang keliru dan coba dipelintir oleh lawan-lawan politik pasangan BAHTRA,” bebernya.

Fardin juga menyebut bahwa masyarakat Kabupaten Muna dikenal sebagai masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan serta nilai-nilai dari leluhur.

“Selama ini, warga Kabupaten Muna selalu berusaha untuk mengaplikasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang beragam, sesuai dengan keyakinan dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Setiap individu dan kelompok mungkin memiliki cara yang berbeda dalam mengekspresikan rasa syukur mereka, yang tentunya tidak mengurangi esensi dari rasa syukur itu sendiri,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pembina AP2 Sultra, Hasanuddin Kansi menyesalkan adanya kesalahpahaman terkait pernyataan PLT Bupati Muna yang mungkin ditafsirkan sebagai kritik terhadap cara masyarakat mengekspresikan rasa syukur mereka kepada Allah SWT.

“Perlu ditekankan bahwa maksud dari pernyataan tersebut adalah untuk mendorong masyarakat agar senantiasa meningkatkan kualitas ibadah dan rasa syukur kepada Sang Pencipta, bukan untuk menilai atau merendahkan cara-cara tertentu yang telah dilakukan oleh masyarakat selama ini,” jelasnya.

Hasan mengkalim bahwa penyebaran potongan video itu hanyalah penggorengan isu saja dan video yang disebar pun hanya sepotong. Jikalau mereka nonton video dari awal sampai akhir kami yakin tidak akan ada statement-statement yang tidak mendidik dihembuskan di publik.

Menurut Hasan, Pemerintah Kabupaten Muna berkomitmen untuk terus mendukung dan membina kehidupan keagamaan masyarakat dengan menyediakan berbagai fasilitas dan program yang bertujuan untuk memperkuat iman dan takwa.

Selain itu, dalam rangka memajukan potensi daerah, visi dan misi Bupati Muna juga sangat fokus pada pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Muna.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 461 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Insiden Penganiayaan di Polsek Tiworo Tengah, Kapolda dan Danrem Turun Tangan

1 April 2025 - 22:14 WITA

Insiden Penganiayaan di Polsek Tiworo Tengah: Dua Oknum TNI Diamankan POM

1 April 2025 - 19:34 WITA

Polres Muna Amankan 9 Pemuda yang Diduga Terlibat dalam Pengeroyokan 3 Anggota Polri

31 Maret 2025 - 16:11 WITA

Idul Fitri di Kabaena Timur: Ratusan Warga Bersatu dalam Ibadah

31 Maret 2025 - 14:28 WITA

Polres Muna Ungkap Kronologi Pengeroyokan Anggota Polri yang Melibatkan Oknum TNI

31 Maret 2025 - 13:50 WITA

Insiden Penganiayaan di Malam Takbiran, Polisi di Muna Barat Luka-luka, Diduga Oknum TNI Terlibat

31 Maret 2025 - 11:45 WITA

Trending di Hukrim