Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 2 Feb 2026 12:43 WITA ·

Nelayan Kolaka yang Hilang di Laut Ditemukan Selamat, Berenang Pakai Pelampung Gabus


 Mahdi (47) nelayan yang sempat hilang di Perairan  Tanggetada Kolaka ditemukan selamat. Foto: Istimewa Perbesar

Mahdi (47) nelayan yang sempat hilang di Perairan Tanggetada Kolaka ditemukan selamat. Foto: Istimewa

KOLAKA – Sorang nelayan bernama Mahdi (47) yang dilaporkan hilang di Perairan Tanggetada, Kabupaten Kolaka pada Minggu, 1 Februari 2026, akhirnya ditemukan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kota Kendari, Amiruddin mengatakan, korban ditemukan di Desa Lalonggosua, Kecamatan Tanggetada, Senin 2 Februari 2026 pukul 11.00 Wita.

“Korban ditemukan di Desa Lalonggosua, Kecamatan Tanggetada dalam keadaan selamat sekitar 5 NM (mil laut) arah timur dari LKP (lokasi terakhir korban diketahui),” ujar Amiruddin dalamnya keterangan tertulisnya.

Amiruddin menjelaskan bahwa sesaat setelah perahunya tenggelam diterjang ombak, Mahdi berenang ke tepi laut dengan menggunakan pelampung gabus.

Saat ini korban telah dievakuasi dan diantar ke rumahnya yang berlokasi di Desa Tanggetada, Kecamatan Tanggetada.

Diberitakan sebelumnya, Mahdi (47) dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu, 1 Februari 2026.

Sebelum dilaporkan hilang, Mahdi diketahui turun ke laut mencari ikan bersama rekannya sekitar pukul 6.30 Wita. Mereka masing-masing menggunakan perahu batang.

Setibanya di tengah laut, Mahdi dan rekannya sepakat berpisah untuk mencari titik pemancingan masing-masing.

Saat sore tiba, sekitar pukul 15.30 Wita, cuaca mulai memburuk. Rekan korban hendak mengajak Mahdi untuk kembali ke darat, namun Mahdi sudah tidak diketahui keberadaannya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gubernur Diminta Tegur Kadispar Sultra atas Blunder di Media Sosial

19 Februari 2026 - 09:18 WITA

LM Irfan Mihzan Terima Mandat sebagai Ketua Pengcab JMSI Buton Raya

18 Februari 2026 - 18:10 WITA

Rumah Dua Lantai di Kendari Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

17 Februari 2026 - 22:15 WITA

Travelina Indonesia Telantarkan Puluhan Jemaah Umrah di Madinah

16 Februari 2026 - 10:21 WITA

Intimidasi dan Denda di Bandara Halu Oleo: Driver Transportasi Online Meminta Kejelasan Regulasi

16 Februari 2026 - 09:08 WITA

Klarifikasi Panitia Musprov Kadin Sultra, Tegaskan Bukan Acara Pemerintah

16 Februari 2026 - 07:44 WITA

Trending di Daerah