Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 3 Mei 2026 00:48 WITA ·

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria yang Ditemukan Tergantung di Pohon di Konawe Selatan


 Sejumlah warga bersama aparat kepolisian tengah mengevakuasi jenazah korban. Foto: Istimewa. Perbesar

Sejumlah warga bersama aparat kepolisian tengah mengevakuasi jenazah korban. Foto: Istimewa.

KONAWE SELATAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Tinanggea mengungkap penyebab kematian Kaharudin (41), pria yang ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di Kelurahan Tinanggea, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu, 2 Mei 2026.

Kapolsek Tinanggea, Iptu Sucipto, mengatakan hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan, ditemukan murni bekas jeratan tali di bagian leher mayat akibat gantung diri,” kata Iptu Sucipto.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Andi Sirajudin, sekitar pukul 16.00 Wita saat tengah membuat pematang tambak di wilayah setempat. Saat dievakuasi, kondisi jenazah korban dilaporkan sudah sulit dikenali.

“Korban ditemukan dalam keadaan tergantung dengan seutas tali yang terikat di bagian leher,” ujar Sucipto.

Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Tinanggea untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan identitas dan penyebab kematian.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah meninggalkan rumah sejak lima hari sebelum ditemukan dan tidak pernah memberikan kabar.

Polisi juga memperoleh informasi bahwa korban diduga mengalami tekanan psikologis setelah bercerai dengan istrinya.

“Kondisi tersebut diperkirakan berdampak pada keadaan psikologis korban dalam beberapa waktu terakhir sebelum kejadian,” kata Sucipto.

Meski penyebab kematian mengarah pada gantung diri, pihak kepolisian menegaskan penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa tersebut.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tinanggea, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang berada di atas pohon, Sabtu 2 Mei 2026.

Berdasarkan dokumentasi foto yang dilihat penafaktul.com, kondisi jasad korban tampak menghitam dan tersangkut di ranting pohon. Tubuh korban juga terlihat membengkak, yang mengindikasikan telah terjadi proses pembusukan. (lin)

Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Rumah Warga di Kolaka Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

2 Juli 2026 - 17:57 WITA

Kebocoran Gas Saat Memasak Diduga Picu Kebakaran Toko Roti di Kendari, Dapur Hangus

2 Juli 2026 - 13:06 WITA

Direktur RSJPDO Oputa Yi Koo Benarkan Tunggakan Alkes, Tunggu Hasil Reviu Inspektorat

1 Juli 2026 - 12:54 WITA

AKBP Rico Fernanda Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat di Polres Konawe Utara

1 Juli 2026 - 08:25 WITA

RS Jantung Oputa Yi Koo Diduga Menunggak Pembayaran Alkes

30 Juni 2026 - 21:47 WITA

Turnamen Tenis Kapolres Konut Cup 2026 Rampung, Pasangan Sahirman-Erick Juara I

30 Juni 2026 - 20:45 WITA

Trending di Daerah