Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 20 Sep 2026 13:10 WITA ·

Modus Ngaku Ayah, Pria Bertato di Kendari Diduga Perkosa Gadis di Bawah Umur 2 Kali


 Remaja putri inisial IN (15) saat diantar ke Mapolresta Kendari oleh Tim Perintis Polda Sultra untuk melaporkan dugaan pemerkosaan yang dialaminya. Foto: Istimewa Perbesar

Remaja putri inisial IN (15) saat diantar ke Mapolresta Kendari oleh Tim Perintis Polda Sultra untuk melaporkan dugaan pemerkosaan yang dialaminya. Foto: Istimewa

KENDARI – Seorang remaja putri berinisial IN (15) diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pria bertato berinisial A. Kasus tersebut terungkap setelah IN menceritakan kejadian yang dialaminya kepada Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat malam, 18 September 2026.

Kasus ini terungkap ketika A mendatangi petugas dan meminta bantuan untuk mencari anaknya yang berada di kawasan Bat-bat, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan A mengaku bahwa IN merupakan anaknya. Petugas kemudian melakukan pencarian hingga menemukan IN bersama seorang perempuan lainnya.

“Petugas kemudian membantu dan berhasil menemukan dua orang anak gadis yang masih di bawah umur,” kata Boy, Minggu (20/9/2026).

Setelah ditemukan, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap kedua perempuan tersebut. Dalam proses tersebut, IN mengungkapkan bahwa A bukan anggota keluarganya dan bukan ayahnya.

“Menurut pengakuan anak gadis ini, pria bertato (A) itu bukan keluarga, bukan juga omnya. Hanya dia panggil om karena orang tersebut datang ke tempat tinggalnya,” jelas Boy.

Dalam keterangannya kepada petugas, IN juga mengaku telah diperkosa A sebanyak dua kali. Dugaan pemerkosaan tersebut disebut terjadi di rumah A yang beralamat di Jalan Bunga Kamboja, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.

“IN juga bercerita bahwa sebelumnya lelaki A sudah memperkosa IN sebanyak dua kali di rumah milik lelaki A di Jalan Kamboja,” kata Boy.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas kemudian berupaya mencari dan mengejar keberadaan A. Namun, saat tim tiba di lokasi, A diduga melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya.

Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan orang tua IN untuk melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polresta Kendari.

Satu unit sepeda motor yang diduga milik A, yang ditinggalkan di kawasan Bat-bat, kemudian dibawa ke Mapolresta Kendari untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kasus Dugaan Persetubuhan di Konawe, DNA Bayi Tak Cocok dengan Tarsangka yang Ditahan Hampir 4 Bulan

19 September 2026 - 08:49 WITA

JANGKAR Desak Kejati Sultra Periksa Direksi PT Integra Mining Nusantara

13 September 2026 - 10:57 WITA

Diduga Gegara Transaksi Open BO, WNA Tiongkok Cekcok dengan Wanita di Hotel Kendari

9 September 2026 - 13:38 WITA

Terima Gadai Motor Curian dari Adik, Pria di Konawe Ditangkap Buser 77

8 September 2026 - 11:53 WITA

Kantor Asga Group Digeruduk Massa Buntut Kecelakaan Kerja yang Menewaskan Karyawan

7 September 2026 - 17:31 WITA

Polres Muna Amankan Dua Pelaku Pengedar Sabu di Jalan Lumbalumba

7 September 2026 - 13:12 WITA

Trending di Hukrim