Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 20 Jul 2024 23:24 WITA ·

Kapolres Konsel Terima Buku ‘Memahami Kalosara dengan Mudah’ dari Tokoh Adat


 Kapolres Konawe Selatan AKBP Febry Sam, menerima buku berjudul Perbesar

Kapolres Konawe Selatan AKBP Febry Sam, menerima buku berjudul "Memahami Kalosara dengan Mudah" dari Tokoh Adat Kabupaten Konawe Selatan, H Basaula Tamburaka. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe Selatan (Konsel) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), AKBP Febry Sam, menerima buku berjudul “Memahami Kalosara dengan Mudah”.

Buku tersebut diserahkan langsung oleh Tokoh Adat Kabupaten Konawe Selatan, H Basaula Tamburaka, bertempat diruang kerja AKBP Febri Sam, Jumat, 19 Juli 2024.

Dalam kesempatan tersebut, H Basaula Tamburaka, yang juga tokoh masyarakat Kabupaten Konawe Selatan mengungkapkan, bahwa sebagai pejabat baik itu Eksekutif (Pemerintahan) maupun Yudikatif (Kepolisian) dimanapun bertugas maka harus mengetahui budaya, adat dan kearifan lokal daerah tersebut.

“Dimana kita bertugas, seperti di Bumi Anoa Tolaki wilayah Konsel (Andoolo) maka harus memahami dan mengamalkan filosofi “Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung”. Sehingga saya berinisiatif untuk menyerahkan buku ini, agar Bapak Kapolres AKBP Febry Sam dapat memahami Ilmu Kalosara sebagai salah satu kearifan lokal Tolaki,” ungkap Basaula Tamburaka saat bersilaturahmi kepada Kapolres Konsel.

Basaula Tamburaka juga menyampaikan, bahwa dalam momen silaturahminya tersebut selain menyerahkan sebuah buku, ia juga menyerahkan foto warisan budaya tak benda Kalosara yang telah mendapat pengakuan Kemendikbud RI dengan No. Register 204758/MPK.F/DO/2013.

Usai menerima buku dan warisan budaya tak benda itu, AKBP Febry Sam mengaku berterima kasih dan menerima dengan senang hati buku dan foto tersebut.

Febry Sam mengaku sangat sungguh-sungguh dan menghargai kearifan suku Tolaki. Terbukti baru menjabat satu minggu tepat pada Rabu 10 Juli 2024 pihaknya telah melakukan kunjungan kerja pertama ke Sekretariat DPD LAT Kabupaten Konawe Selatan di Andoolo.

“Alhamdulillah, bertempat diruang kerja saya menerima buku dan bingkai foto salah satu dari 3 buah warisan budaya takbenda Kalosara yang telah mendapat pengakuan dari Kemendikbud. Saya berharap bisa bekerja sama seluruh komponen masyarakat Konsel,” pungkasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KSOP Kendari Desak Pelindo Segera Bersihkan Debu di Pelabuhan Nusantara

7 Oktober 2026 - 20:43 WITA

Kadin Kendari Tegaskan Kasus Dugaan Penipuan Ketua Bukan Urusan Lembaga, Melainkan Personal

7 Oktober 2026 - 19:52 WITA

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta

7 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Cegah Jemaah Terlantar, DPRD Bombana Desak Kemenhaj Sultra Awasi Travel Nakal

6 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kisah Inspiratif H Muslim, Anggota Polres Kolaka Bangun Masjid dan Ponpes Tahfiz di Kolaka

5 Oktober 2026 - 20:45 WITA

Kecelakaan Maut di Wundulako Kolaka, Karyawan PT SJS Tewas Usai Motor Tabrak Dump Truck

5 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Trending di Daerah