Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 31 Mar 2025 14:28 WITA ·

Idul Fitri di Kabaena Timur: Ratusan Warga Bersatu dalam Ibadah


 Ratusan warga Kabaena Timur melaksanakan salat Idul Fitri 1446 H di Halaman Pelabuhan Kapal Ferry Kelurahan Dongkala. Foto: Istimewa Perbesar

Ratusan warga Kabaena Timur melaksanakan salat Idul Fitri 1446 H di Halaman Pelabuhan Kapal Ferry Kelurahan Dongkala. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, BOMBANA – Ratusan warga Kabaena Timur melaksanakan salat Idul Fitri 1446 H di Halaman Pelabuhan Kapal Ferry Kelurahan Dongkala, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara pada Senin, 31 Maret 2025.

Pantauan awak Media PENAFAKTUAL.COM di lokasi, ratusan warga, termasuk anak-anak, memadati lokasi salat Idul Fitri pada pukul 07.20 Wita.

Polsek Kabaena Timur menurunkan personel untuk mengamankan pelaksanaan sholat Idul Fitri 1446 Hijriah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Gema takbir berkumandang menyambut hari kemenangan dan kebangkitan Islam. Salat Idul Fitri dimulai sekitar pukul 07.40 Wita, dipimpin oleh Imam Landuya, yang merupakan Mantan Kepala Desa Kabaena Timur sekaligus Tokoh Agama.

Jasmuddin bertindak sebagai khatib Idul Fitri. Dalam khutbahnya, Jasmuddin menyampaikan tema khutbah Idul Fitri tahun ini berisi tentang kemenangan, kembali suci, dan penuh berkah.

“Idul Fitri adalah tentang hati yang kembali suci, tentang ruh yang bersujud dalam damai di hati. Merasakan kelembutan kasih sayang Allah yang Maha Abadi. Idul Fitri adalah tentang panggilan untuk kembali pada kesucian, memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Menanamkan kasih sayang pada mereka yang selama ini bersama dalam kehidupan. Semoga kebahagiaan ini tidak hanya berhenti di hari ini, tetapi terus menyala dalam setiap langkah kehidupan ini,” ujar Jasmuddin.

Selain itu, Jasmuddin juga mengajak jamaah yang hadir dalam pelaksanaan ibadah tersebut untuk meningkatkan persatuan dan persaudaraan antar sesama, menguatkan tekad baja, menjadi hamba Allah yang patuh pada perintah-Nya dan meninggalkan segala yang dilarang Allah SWT.

“Terutama meminta maaf kepada kedua orang tua kita, yang telah melahirkan kita ke dunia. Beruntunglah yang masih memiliki kedua orang tua. Mereka adalah jimat yang harus terus kita jaga. Merekalah yang telah berjasa dalam kehidupan kita dan menghantarkan kita meraih kesuksesan kehidupan di dunia,” tambahnya.

Rangkaian salat Idul Fitri rampung pada pukul 08.25 Wita. Jemaah langsung bersalam-salaman antar sesama dan keluarga. Mereka juga bisa langsung menyantap makanan, minuman, dan kue lebaran yang disajikan oleh tiap-tiap rumah warga.

Menurut Kanit Provos Polsek Kabaena Timur, Lukman, pelaksanaan sholat Idul Fitri tahun ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman.

“Alhamdullilah tahun ini meningkat jumlah jamaah yang hadir dalam pelaksanaan sholat Id (Idul Fitri) juga dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman,” ungkap Lukman.(fan)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Enam Remaja di Kendari Caddi Diamankan Polisi, Diduga Pesta Narkoba Jenis Sinte

13 Maret 2026 - 08:36 WITA

Usai Bertengkar di Kamar Hotel, Pria di Kolaka Bawa Kabur Mobil Temannya

12 Maret 2026 - 20:48 WITA

Ampuh Laporkan Kades Lelewawo ke Polda Sultra atas Dugaan Korupsi Dana CSR

11 Maret 2026 - 19:00 WITA

Kakek Berusia 101 Tahun Nyaris Jadi Korban Kebakaran di Konawe

10 Maret 2026 - 14:10 WITA

Tiga Rumah Ludes Terbakar di Buton, Kerugian Capai Rp220 Juta

10 Maret 2026 - 12:12 WITA

Terungkap dari Pesan Singkat, Pria di Buton Diduga Cabuli Anak Tirinya

10 Maret 2026 - 09:44 WITA

Trending di Hukrim