Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 1 Sep 2025 11:00 WITA ·

GP Ansor Sultra Serukan Aksi Damai dan Jaga Kondusivitas


 GP Ansor Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis. Foto: Istimewa Perbesar

GP Ansor Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis. Foto: Istimewa

KENDARI – Dalam sebuah upaya untuk memohon keselamatan dan kedamaian bagi Bangsa Indonesia, Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Sulawesi Tenggara menggelar istigosah atau doa bersama pada Minggu, 31 Agustus 2025 malam. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh pemuda lintas iman dan gabungan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) di Sulawesi Tenggara, yang menunjukkan kesatuan dan solidaritas dalam menghadapi tantangan bangsa.

Ketua PW GP Ansor, Saninuh Kasim, menyampaikan pesan yang mendalam dan penuh empati terhadap korban yang terjadi dalam aksi demonstrasi di seluruh Indonesia. Ia menyerukan kepada pemerintah dan DPR RI untuk mendengarkan suara rakyat dan memberikan keadilan serta empati kepada setiap elemen masyarakat yang terdampak.

Dalam kesempatan itu, Saninuh juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, serta menolak aktivitas demonstrasi yang anarkis dan mengarah pada penggiringan isu konflik horizontal, seperti isu SARA.

“Kami meminta TNI-POLRI untuk menjaga keamanan dengan sangat terukur dan tidak represif kepada aksi demonstrasi yang sifatnya damai, dan serta melakukan tindakan terukur jika dapat dipastikan ada pelaku aksi penyusup yang memprovokasi memicu huru-hara,” ungkap Saninuh dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Saninuh juga menghimbau kepada pemuka agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam mendinginkan suasana Sulawesi Tenggara dengan cara yang patut dan baik, guna terwujudnya Sultra yang harmonis dan damai.

Kegiatan istigosah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Karo Kesra Iwan Susanto, pimpinan pesantren Al Manan KH. Fuad Al Manan, Wakil Ketua GP Ansor Dr. Pendais Haq, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tenggara Baso Burhanuddin, Ketua Pemuda Katolik Sulawesi Tenggara Tedorus, serta para santri dan santriwati Ponpes Al Manan. Kehadiran mereka menunjukkan kesatuan dan komitmen untuk menciptakan kedamaian dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.(red)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Check Dam Tambang UBPN Kolaka

20 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Diungkap Warga, Oknum Anggota DPRD Konsel Ternyata Pernah Bisniskan Alat Berat di PT GAP

17 Oktober 2026 - 11:43 WITA

Kecelakaan Maut di Moramo Konsel, Petani Asal Kolono Tewas Terlindas Truk

17 Oktober 2026 - 10:43 WITA

Truk Tangki Solar Kecelakaan di Bombana, Pengemudi Diduga Meninggal Dunia

15 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Buntut Pengusiran Staf, Jopang Bongkar Borok FISIP UHO: Dekan Diduga Sunat Dana Penelitian

15 Oktober 2026 - 06:06 WITA

Dari Molawe ke Bungku, Capt Sorindra Dipercaya Pimpin KUPP Kelas III Bungku

15 Oktober 2026 - 05:33 WITA

Trending di Daerah