Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 14 Jun 2024 21:46 WITA ·

Forgema Minta Polda Sultra Periksa UKPBJ Bombana


 Forum Gerakan Mahasiswa Forgema (Forgema) Sultra mengadukan UKPBJ Bombana di Polda Sultra. Foto: Penafaktual.com
Perbesar

Forum Gerakan Mahasiswa Forgema (Forgema) Sultra mengadukan UKPBJ Bombana di Polda Sultra. Foto: Penafaktual.com

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam lembaga Forum Gerakan Mahasiswa (Forgema) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Polda Sultra untuk segera memeriksa Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), Kabupaten Bombana.

Koordinator Forgema Sultra Abdul Rahman Fatur mengatakan, Polda Sultra harus segera memeriksa UKPBJ Bombana atas dugaan indikasi kecurangan dalam tender proyek tahun anggaran 2024 ini.

“Berdasarkan fakta pelaksanaan tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE. Pelaku usaha tidak dapat melakukan penawaran hingga mengakibatkan tidak bisa melakukan pengaplotan,” katanya usai melaporkan UKPBJ Bombana di Polda Sultra, Jumat, 14 Juni 2024.

Pihaknya lanjut Rahman, menduga pelaksanaan tender proyek ini sengaja dimainkan oleh Pokja, karena banyaknya kejanggalan dalam sistem lelang proyek hingga mengakibatkan tidak bisa melakukan penawaran.

“Pelaksanaan tender ini kami sangat duga keras, memiliki pontensi adanya kecurangan. Karena berdasarkan fakta lapangan Pokja Bombana telah mempermainkan sistem tender sehingga kami tidak melakukan penawaran,” ungkapnya.

Untuk itu kata dia, pihaknya mendesak Polda Sultra segera memanggil dan memeriksa seluruh Pokja yang ada di UKPBJ Bombana.

“Aparat penegak hukum perlu melakukan penyelidikan terhadap persoalan ini. UKPBJ dan Pokjanya harus segera diperiksa, karena ini berpotensi adanya dugaan tindak pidana korupsi dan gratifikasi,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta Pj Bupati Bombana agar mengevaluasi kinerja jajaran UKPBJ Bombana.

“Ini adalah bentuk tindakan nepotisme, dalam hal ini tidak boleh dilakukan instansi Pemerintah karena kita semua punya hak mendapatkan proses dan regulasi yang adil, Makanya Pj Bupati juga harus memerhatikan dan segera mengevaluasi instansi yang ada di Pemerintahahnya,” tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak UKPBJ Bombana.(dek)

Artikel ini telah dibaca 205 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pencurian Dua Handphone di Kendari, Korban: Laporan ke Polsek Poasia Belum Ada Titik Terang

11 Februari 2026 - 14:26 WITA

Misteri Kematian Wanita Paruh Baya di Kendari Terungkap, Ternyata Dibunuh karena Utang!

11 Februari 2026 - 11:39 WITA

Koalisi Mahasiswa Sultra-Jakarta Laporkan PT TBS, PT TIM, dan PT Tekonindo ke KLH/BPLH

11 Februari 2026 - 10:07 WITA

Kebakaran Ludeskan Rumah dan Dua Kios di Kendari, Kerugian Capai Rp100 Juta

10 Februari 2026 - 20:13 WITA

Pemuda di Kendari Dibekuk Polisi di Kamar Kos, 65 Gram Sabu Diamankan

10 Februari 2026 - 13:20 WITA

Terkuak! Perusahaan Pemenang Tender Pengadaan Kapal Pesiar Sultra Ternyata Tak Memenuhi Syarat

9 Februari 2026 - 22:17 WITA

Trending di Hukrim