Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 6 Feb 2025 17:37 WITA ·

DPRD Kendari Kecam Pengeroyokan Pedagang Kerupuk oleh Oknum Satpol PP


 Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu. Foto: Istimewa
Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mengecam keras aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari terhadap seorang pedagang kerupuk.

Kejadian yang terjadi pada Rabu, 5 Februari 2023 di kawasan MTQ, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari ini mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu.

Zulham Damu menegaskan dukungannya terhadap upaya penertiban, namun menekankan pentingnya pendekatan humanis dan menghindari tindakan kekerasan. “Kita dukung penertiban, tapi tidak boleh melakukan kekerasan,” tegasnya. Ia menekankan agar penertiban dilakukan dengan cara-cara yang lebih manusiawi dan tidak represif.

Senada dengan Zulham, Kasat Pol PP Kota Kendari, Muhammad Ewa menyatakan akan memberikan peringatan kepada anggotanya agar lebih bijak dan profesional dalam menjalankan tugas penertiban.

“Insya Allah saya akan peringatkan anggota untuk lebih baik dan tidak mudah terpancing lagi,” ujarnya. Ewa berjanji akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai standar operasional prosedur (SOP) penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Kendari.

Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh petugas penegak perda agar selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan menghormati hak-hak pedagang.(red)

Artikel ini telah dibaca 183 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka Rp64 Miliar Dikawal Polda dan Kejati Sultra

21 Agustus 2026 - 20:53 WITA

Progres Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka Dipantau Langsung Kemenhub

21 Agustus 2026 - 14:37 WITA

Lanud Halu Oleo Gelar Syukuran dan Liwetan Peringati HUT ke-81 RI

21 Agustus 2026 - 12:57 WITA

Pemkot Kendari Segera Tinjau Legalitas Pembangunan Pondasi di Kawasan Alexandria Hills

21 Agustus 2026 - 08:58 WITA

PPIT Kemenhub Tinjau Potensi Infrastruktur Transportasi di Kendari

21 Agustus 2026 - 08:33 WITA

Motor Keluar Jalur, Dua Pemuda Tewas di Tempat Usai Tabrak Truk di Konsel

17 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Trending di Daerah