Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 20 Jun 2026 13:17 WITA ·

Dipicu Masalah Asmara, Dua Pemuda di Kendari Jadi Korban Penganiayaan Bersajam


 Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra saat menghampiri korban dugaan penganiayan bersajam di Kemaraya Kendari. Foto: Istimewa. Perbesar

Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra saat menghampiri korban dugaan penganiayan bersajam di Kemaraya Kendari. Foto: Istimewa.

KENDARI – Dua pemuda berinisial AP (18) dan AF (19) menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang di Jalan Mayjend S. Parman, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Jumat, 19 Juni 2026 dini hari.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 Wita itu diduga dilakukan oleh empat orang pelaku berinisial MA (21), KJ (19), AR (24), dan FM (20).

Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan kedua korban mengalami luka akibat sabetan parang. Selain itu, satu unit sepeda motor milik korban juga mengalami kerusakan ringan akibat dirusak para pelaku.

“Korban AP dan AF mengalami luka akibat sabetan parang serta satu unit kendaraan rusak ringan akibat dirusak oleh para pelaku,” ujar Boy, Sabtu, 20 Juni 2026.

Boy menjelaskan, peristiwa tersebut terungkap saat tim Patroli Perintis Presisi melaksanakan patroli rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Kendari.

Saat melintas di lokasi kejadian, petugas mendapati kedua korban dalam kondisi terluka dan sepeda motor mereka terjatuh di jalan.

Kepada petugas, AP dan AF mengaku menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang yang telah melarikan diri usai kejadian.

Tim patroli kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan para terduga pelaku di salah satu warung makan.

“Tim sebelumnya sempat dikelabui oleh para pelaku karena mereka berpura-pura singgah makan nasi kuning di salah satu warung makan,” kata Boy.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan penganiayaan dipicu persoalan asmara antara salah satu pelaku berinisial KJ dengan seorang pria berinisial AK.

Diketahui, KJ merupakan kekasih TSY, sementara AK merupakan mantan suami TSY.

“Keterangan dari AK dan KJ, mereka mengaku diadu domba oleh TSY,” ungkap Boy.

Selanjutnya, para terduga pelaku bersama korban dibawa ke Mapolresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (lin)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan di Perempatan Syech Yusuf Kendari, Penumpang Motor Tewas di TKP

20 September 2026 - 15:29 WITA

Polresta Kendari Pastikan Kasus Dugaan Pengancaman di Wawowanggu Segera Gelar Perkara

19 September 2026 - 19:29 WITA

Mobil Bertangki Rakitan Antre BBM di SPBU Silfianda Energy Muna, Polisi: Mereka Cari Makan

19 September 2026 - 07:36 WITA

Bejat! Guru Honorer di Buton Cabuli Siswi Kelas 6 SD Dua Kali di Sekolah

18 September 2026 - 17:33 WITA

Pria di Kendari Ditangkap Usai Diduga Sekap dan Hendak Perkosa Mantan Istri, Harta Korban Dicuri

18 September 2026 - 14:38 WITA

UPP Molawe Peringati Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas

18 September 2026 - 10:13 WITA

Trending di News