Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 15 Agu 2023 13:48 WITA ·

Dewan Minta Kadis PMD Muna Bina Kepala Desa dalam Penggunaan DD


 Pelaksanaan Rapat Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Muna terkait LPJ Bupati Muna tentang penggunaan APBD 2022. Foto: Nursan Perbesar

Pelaksanaan Rapat Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Muna terkait LPJ Bupati Muna tentang penggunaan APBD 2022. Foto: Nursan

PENAFAKTUAL.COM, MUNA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Muna untuk melakukan pembinaan kepada seluruh Kepala Desa terkait proses penggunaan Dana Desa di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua Komisi III DPRD Muna Awal Jaya Bolombo mengatakan DPMD Muna harus membimbing para Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Muna dalam pengelolaan administrasi dan keuangan Dana Desa, agar kedepan tidak ada lagi Kades yang berurusan dengan aparat penegak hukum akibat penyalahgunaan Dana Desa.

“Dibawah kepemimpinan pak Fajar sebagai Kadis PMD, tidak boleh lagi ada kades yang berurusan dengan hukum apalagi sampai jadi tersangka,” tegasnya saat Rapat Gabungan Komisi terkait LPJ APBD 2022, Selasa, 15 Agustus 2023.

Ketua Demokrat Muna ini mengatakan selama ini banyak Kepala Desa atau PJ. Kades berurusan dengan hukum. Terakhir mantan Pj. Desa Pasikuta ditetapkan tersangka terkait dugaan korupsi pengadaan lampu jalan.

“Pj Kades Pasikuta sekarang berurusan dengan Hukum terkait proyek pengadaan lampu jalan, dianggarkan Rp 500 juta temuanya Rp 500 juta,” terangnnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPMD Muna, Fajar Wunanto menegaskan bahwa saat ini pihaknya akan melakukan pembinaan kepada seluruh Kepala Desa di Kabupaten Muna. Menurutnya, tim internal untuk memenitoring dan mengevaluasi penggunaan dana desa di lapangan telah dibuat, agar tidak terjadi penyalahgunaan dana desa.

“Saat ini kami sudah bentuk tim, sehingga tidak ada lagi evaluasi Dana Desa diatas meja,” ucapnya.

Fajar Wunanto menjelaskan, di tahun sebelumnya progres pencairan Dana Desa di Kabupaten Muna selalu berada di urutan ke 14 se-Sultra, namun di tahun ini sudah berada di urutan ke 3.

“Kurang lebih dua bulan kami memimpin di DPMD sudah mendongkrak menjadi urutan ke 3 se-Sultra terkait progres pencarian dana desa,” tegasnya.

Penulis: Nursan

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragis, Anggota Polsek Tongauna Meninggal Usai Tabrak Truk Parkir di Konawe

19 Mei 2026 - 09:30 WITA

PB Nusantara Borong Tiket Final Bupati Cup V Open Nasional Paniai Papua Tengah

18 Mei 2026 - 13:08 WITA

Diduga Jadi Langganan Pelangsir, Antrean “Motor Tangki Gajah” di SPBU Motaha Konsel Bikin Warga Geram

18 Mei 2026 - 11:02 WITA

PT TJA Bantah Tudingan Penambangan Ilegal, Merambah Hutan Lindung dan Komersialisasi Tersus di Kabaena

18 Mei 2026 - 10:10 WITA

PT WIN Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Kepatuhan Hukum, Respons Isu Gugatan Harus Objektif dan Berbasis Fakta

17 Mei 2026 - 22:06 WITA

Gekrafs Lantik DPW Sultra dan 10 DPC, Target Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah

17 Mei 2026 - 15:54 WITA

Trending di Daerah