Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 18 Mei 2026 10:10 WITA ·

PT TJA Bantah Tudingan Penambangan Ilegal, Merambah Hutan Lindung dan Komersialisasi Tersus di Kabaena


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KENDARI – Penanggung Jawab Operasional (PJO) PT Trias Jaya Agung (TJA), Rakhmat Ghazali Armin, membantah tudingan adanya aktivitas tambang ilegal di Kabaena, Bombana.

Ia meminta semua pihak mengedepankan data dan fakta sebelum menyebarkan informasi ke publik.

Rakhmat menegaskan, tudingan terhadap PT TJA tidak berdasar. Menurutnya, lokasi perusahaan pernah diperiksa langsung oleh tim Gakkum KLHK dan Dinas Kehutanan.

“Mengenai tudingan itu tidak benar karena sudah pernah dilakukan pengecekan lapangan oleh Gakkum dan pihak kehutanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, wilayah IUP PT TJA berada di Kecamatan Kabaena, Kelurahan Rahampuu, dengan status Areal Penggunaan Lain (APL) 100%. Luas IUP tercatat 512 hektare dan berlaku hingga 2030.

“Semua perizinan sudah dilengkapi dan diperbarui sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada satu pun izin pertambangan yang dilewati oleh PT TJA,” tegas Rakhmat.

Selain aktivitas pertambangan, perusahaan mengklaim aktif membantu masyarakat sekitar. Bantuan meliputi biaya pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dan warga kurang mampu, serta bantuan kesehatan.

PT TJA juga menyediakan mobil ambulans gratis untuk seluruh masyarakat Kabaena.

Rakhmat menambahkan, kehadiran perusahaan membuka lapangan kerja dan membangun fasilitas ibadah, jalan pertanian, serta sarana air bersih. Sarana air bersih dikelola Yayasan Kesejahteraan Masjid di bawah Yayasan Dharma Darul Ashar yang berpusat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Layanan tersebut menjangkau masyarakat di tiga kecamatan dan delapan kelurahan/desa di Kabaena. Perusahaan juga telah melaksanakan normalisasi Sungai Lakambula untuk mencegah banjir meluap ke permukiman warga.(red)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PB Nusantara Borong Tiket Final Bupati Cup V Open Nasional Paniai Papua Tengah

18 Mei 2026 - 13:08 WITA

Diduga Jadi Langganan Pelangsir, Antrean “Motor Tangki Gajah” di SPBU Motaha Konsel Bikin Warga Geram

18 Mei 2026 - 11:02 WITA

PT WIN Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Kepatuhan Hukum, Respons Isu Gugatan Harus Objektif dan Berbasis Fakta

17 Mei 2026 - 22:06 WITA

Gekrafs Lantik DPW Sultra dan 10 DPC, Target Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah

17 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pelepasan Jamaah Haji Bombana 2026 Penuh Haru, Bupati Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah di Tanah Suci

17 Mei 2026 - 12:29 WITA

Kedatangan TKA di Kolaka Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Nasib Tenaga Kerja Lokal

17 Mei 2026 - 11:48 WITA

Trending di Daerah